29 Hari Mengabdi, KKN-K UTM di Bulugunung Resmi Berakhir

MAGETAN – Balai Desa Bulugunung dipadati masyarakat dan tamu undangan dalam Penutupan Kuliah Kerja Nyata Kolaboratif (KKNK) Universitas Trunodjoyo Madura (UTM), Sabtu (25/7/2026), yang menandai berakhirnya 29 hari pengabdian mahasiswa sejak 27 Juni 2026.

Penutupan dihadiri Kasi Pemberdayaan Masyarakat Desa Weni Siswarini, S.Sos., Kepala Desa Bulugunung Sutarjo, Bhabinkamtibmas AIPDA Edy, perwakilan Koramil Heru S., tim KKN PPM UGM, KKN-K UTM Desa Buluharjo, KPM UIN Ponorogo, perangkat desa, mitra sekolah, dan masyarakat. Acara diawali Tari Niskala Seblang dari siswa SMAN 1 Plaosan, kemudian dilanjutkan pembukaan, Indonesia Raya, doa, dan sambutan.

Koordinator Desa KKN-K UTM, Febrian Prasetiyo, dalam laporannya memaparkan program yang telah dijalankan, meliputi DIGIPASTRI melalui Google Maps, QRIS, dan rebranding UMKM, SEDAP melalui pengolahan sampah organik, GARDA melalui edukasi anti-bullying dan kekerasan seksual, GEMBIRA sebagai media pembelajaran kreatif siswa SD, ASIK untuk pengenalan pendidikan tinggi, TANGKAS melalui pelatihan kepemimpinan dan public speaking, serta SAPA DESA melalui pembangunan landmark dan pemasangan reflektor jalan.

Febrian menyampaikan terima kasih kepada pemerintah desa, masyarakat, mitra sekolah, dan seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan KKN.

“Kami mengucapkan terima kasih karena selama berada di Desa Bulugunung, kami telah disambut dengan sangat baik dan banyak dibantu dalam menyukseskan seluruh program kerja yang kami jalankan. Kami juga mendapatkan kesan yang sangat baik dari masyarakat Bulugunung. Warga di sini sangat ramah dan begitu perhatian kepada kami. Kami juga memohon maaf apabila selama melaksanakan KKN terdapat kesalahan, baik dalam perkataan maupun tindakan, atau terdapat hal-hal yang kurang berkenan di hati masyarakat.”

Weni Siswarini, S.Sos., mengapresiasi kontribusi mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat dan pendidikan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada teman-teman KKN UTM yang telah memberikan motivasi, membakar semangat, serta membangun semangat belajar anak-anak khususnya di Desa Bulugunung. Inilah yang dinamakan aksi, bukan hanya janji. Teman-teman tidak hanya menyampaikan gagasan, tetapi juga menunjukkan dan merealisasikannya melalui berbagai kegiatan.”

Kepala Desa Bulugunung, Sutarjo, turut menyampaikan apresiasi atas dedikasi mahasiswa.

“Semangat teman-teman KKN UTM juga mendorong semangat kami sebagai perangkat desa untuk lebih giat lagi dalam membangun desa. Ada beberapa jejak yang telah ditinggalkan, bukan hanya dalam bentuk kenangan, tetapi juga melalui program-program yang dapat dilihat dan dirasakan, termasuk landmark Desa Bulugunung dan reflektor jalan. Semoga apa yang telah dilakukan selama berada di Bulugunung dapat memberikan manfaat dan menjadi bagian dari pembangunan desa ke depannya.”

AIPDA Edy menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan dalam pendampingan dan keamanan selama KKN serta berharap mahasiswa tetap memperoleh pengalaman yang baik dan merasa aman. Sementara itu, Heru S. dari Koramil berpesan agar semangat pengabdian terus dibawa mahasiswa di mana pun berada.

“Terima kasih kepada teman-teman KKN UTM atas pengabdian dan kontribusi yang telah diberikan selama berada di Desa Bulugunung. Tetap semangat untuk terus melakukan pengabdian kepada masyarakat, meskipun nantinya bukan lagi di Bulugunung. Di mana pun berada, tetaplah semangat untuk membantu dan memberikan manfaat bagi masyarakat.”

Sebagai bentuk apresiasi, Tim KKN-K UTM juga menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba GEMBIRA. Penutupan turut dimeriahkan persembahan SDN Bulugunung 1 melalui lagu “Ayah Ibu” dan Tari Angguk Jos, Tari Caping Ayu dari SDN Bulugunung 3, serta lagu “Negoro Angin” dan tari kuda lumping dari SMK Negeri 1 Poncol.

Acara dilanjutkan dengan video kesan dan pesan dari Mak Tuki, Ibu Yanti selaku Ketua PKK Desa Bulugunung, Bapak Aldi, Bapak RT 30 Babar Kidul, Pak Mudin, dan Kepala Desa Sutarjo. Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN-K UTM, Dr. Haryo Triajie, S.Pi., M.Si., yang berhalangan hadir, turut menyampaikan apresiasi melalui video kepada pemerintah desa, masyarakat, dan mahasiswa atas sambutan serta dukungan selama pengabdian.

Suasana haru semakin terasa saat video after movie menampilkan perjalanan mahasiswa selama 29 hari di Bulugunung, mulai dari pelaksanaan program hingga kebersamaan bersama masyarakat dan siswa. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan foto bersama.

Bagi mahasiswa, 29 hari di Bulugunung bukan sekadar rangkaian program, tetapi juga pengalaman, pembelajaran, dan kebersamaan yang berharga. KKN-K UTM Desa Bulugunung yang beranggotakan Febrian Prasetiyo, Dewi Kurnia Sari, Karinda Dwi Marshandy, Syamsuddin, Sofia Rineksa Hapsari, Haydar Pahlevi Subiyakto, M. Agus Gilang Perdana, Muhammad Aldo Arjun Naja, Nurul Hikmah Septiani, dan M. Rikza Fiqih Yuliansyah menyampaikan terima kasih kepada masyarakat atas sambutan, bantuan, perhatian, dan kebersamaan selama pengabdian. Mereka juga memohon maaf atas segala hal yang kurang berkenan serta berharap hubungan baik yang telah terjalin tetap terjaga.