Mengejar Cinta, Bule Asal Amerika Nikahi Gadis Asal Peterongan Jombang

17023
Foto : John Michael Rapp warga Amerika saat melakukan akad nikah dengan Nurul Lailissa’idah (21) warga Peterongan, Jombang.

memoexpos.co – Ramai di akun media sosial YouTube unggahan video bule asal Amerika menikah dengan gadis asal Jombang, Jawa Timur, Minggu (15/5/2022).

Video yang diunggah dengan judul Proses Akad Nikah Bule Amerika dengan Gadis Asal Jombang ini diupload oleh kanal YouTube KANG AH CHANEL dengan durasi 9 menit 53 detik.

Diketahui, akad nikah itu dilakukan di rumah mempelai wanita, yakni di Dusun Gading, Desa Tugusumberjo, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang.

Pemerintah Desa Tugusumberjo melalui Kasi Kesra Maghfur Susilo membenarkan hal itu. Bahkan ia mengaku turut mendampingi prosesi akad sakral yang digelar di rumah mempelai wanita. “Benar, akad nikah dilakukan di rumah mempelai wanita pada hari Minggu (15/5) jam 03:00 WIB, kita dampingi,” ucap Maghfur kepada memoexpos.co, Selasa (17/5/2022).

Maghfur menjelaskan, bahwa mempelai laki-laki bernama John Michael Rapp (29) yang merupakan WNA atau bule beragama Islam asal Missouri, Amerika.

Sedangkan mempelai perempuan, bernama Nurul Lailissa’idah (21) warga Dusun Gading, Desa Tugusumberjo, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang.

Terpisah, pihak keluarga mempelai mengaku, bahwa jalinan cinta yang melibatkan dua warga negara ini berawal saat kenalan melalui aplikasi facebook, hingga akhirnya diikat dalam ikatan pernikahan yang sah.

“Informasinya kenalan melalui facebook pak, yang akhirnya menikah,” ujar Agus Haridi yang merupakan paman mempelai wanita.

Agus mengatakan, bahwa orang tua pihak mempelai laki-laki tidak bisa datang saat prosesi akad nikah di Jombang, namun sebelum akad berlangsung orang tua mempelai laki-laki sempat komunikasi melalui video call.

“Orang tua mempelai laki-laki tidak bisa datang ke Jombang, sebelum akad nikah dia video call,” kata Agus.

Agus mengaku, bahwa mempelai laki-laki belum bisa berbahasa Indonesia, namun dia datang ke Jombang sudah bersama penerjemah. “Belum bisa bahasa Indonesia secara penuh, kesini bersama penerjemah,” pungkasnya. (Sy)