Mahasiswa PSM Unesa Gunakan Peraga Tangga Satuan Panjang dan Berat untuk Peningkatan Hasil Belajar Matematika

Mahasiswa Unesa saat melakukan Program Surabaya Mengajar (PSM).

memoexpos.co – Dalam rangka mendukung proses pembelajaran matematika yang lebih efektif dan menarik, mahasiswa Program Surabaya Mengajar (PSM) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) melaksanakan kegiatan penyusunan dan penggunaan media pembelajaran berupa alat peraga tangga satuan panjang dan berat (meter dangram) di SDN Lidah Wetan IV, Kelurahan Lidah Wetan, Kecamatan Lakarsantri, Kota Surabaya.

Media pembelajaran ini diterapkan pada siswa kelas IV sebagai upaya membantu pesertadidik memahami konsep konversi satuan panjang dan beratsecara lebih konkret dan mudah dipahami.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Muhammad Gilang Bintang Ramadhan selaku mahasiswa PSM yang bertugas di SDN Lidah Wetan IV. Penyusunan media pembelajaran dilakukan dengan memperhatikan karakteristik peserta didik sekolah dasar, sehingga alat peraga dibuat menarik, sederhana, dan mudah digunakan dalam kegiatan belajar mengajar.

Media tangga satuan disusun menggunakan bahan yang mudah diperolehdan dirancang dengan tampilan visual yang dapat membantu siswa memahami hubungan antar satuan panjang dan berat. Dalam pelaksanaannya, kegiatan inididampingi oleh Sulaiman Pulungan selaku guru pamong sekaligus guru kelas IV SDN Lidah Wetan IV yang turut memberikan arahan dan pendampingan selama proses pembelajaran berlangsung.

Pada pelaksanaannya, media pembelajaran digunakan dalampembelajaran Matematika kelas IV pada materi konversi satuan panjang dan berat. Sebelum kegiatan praktik dimulai, siswa diberikan penjelasan mengenai fungsi dan cara penggunaan alatperaga tangga satuan.

Materi pembelajaran disampaikan dengan pendampingan dari Sulaiman Pulungan sebagai narasumber yang menjelaskan pentingnya memahami konsep satuan panjang dan berat dalam kehidupan sehari-hari.

Selanjutnya, siswa diajak untuk mempraktikkan secara langsung cara mengubah satuan panjang maupun berat dengan menggunakan konsep naik dan turun tangga satuan. Melalui kegiatan tersebut, siswa dapat memahami bahwa setiap perpindahan satu tingkat pada tangga satuan memiliki nilai kelipatan atau pembagian tertentu.

Selama proses pembelajaran berlangsung, siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi. Mereka aktif bertanya, mencoba menggunakan alat peraga, serta berpartisipasi dalam menyelesaikan berbagai latihan konversi satuan yang diberikan.

Penggunaan media pembelajaran ini membantu siswa memahami konsep yang sebelumnya dianggap sulit menjadi lebih mudah dan menyenangkan karena disajikan secaravisual dan konkret. Sulaiman Pulungan juga memberikan pendampingan kepada siswa yang masih mengalami kesulitan sehingga seluruh peserta didik dapat mengikuti pembelajaran dengan baik.

Selain meningkatkan pemahaman siswa, penggunaan alat peraga tangga satuan juga membantu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif. Siswa tidak hanya menerima penjelasan secara teoritis, tetapi juga memperoleh pengalaman belajar langsung yang dapat memperkuat pemahaman konsep matematika. Guru pun lebih mudah menjelaskan materi karena adanya media yang dapat digunakan sebagai alat bantu pembelajaran.

Menurut Sulaiman Pulungan, penggunaan media pembelajaran yang konkret seperti tangga satuan sangat membantu siswa sekolah dasar dalam memahami materi yang bersifat abstrak sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan bermakna.

Melalui kegiatan penyusunan dan penggunaan media pembelajaran tangga satuan panjang dan berat ini, diharapkan siswa kelas IV SDN Lidah Wetan IV dapat lebih memahami materi konversi satuan panjang dan berat serta meningkatkan hasil belajar mereka pada mata pelajaran Matematika.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa PSM UNESA dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar melalui inovasi media pembelajaran yang kreatif dan edukatif.