MAGETAN – Rasa aman dalam beraktivitas merupakan hak dasar setiap warga.
Berangkat dari kepedulian terhadap keselamatan warga setempat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Universitas Trunodjoyo Madura (UTM) bergerak menghadirkan kepedulian nyata melalui program SAPA DESA (Spot Andalan Penanda Desa). Pada Jumat (10/7/2026), mereka mendirikan delapan plang penanda ber-reflektor pemantul cahaya di sejumlah titik rawan kecelakaan di Dusun Sedran, Desa Bulugunung, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan.
Langkah ini diambil setelah para mahasiswa melihat secara langsung kondisi geografis Dusun Sedran yang dipenuhi tikungan tajam, turunan curam, serta ruas jalan yang bersisihan langsung dengan jurang dan aliran sungai. Di kawasan perbukitan ini, kabut tebal dan pekatnya malam kerap menyulitkan jarak pandang para pengguna jalan. Keberadaan plang penanda yang mampu memantulkan cahaya lampu kendaraan menjadi petunjuk arah yang sangat berarti bagi siapapun yang melintas.
Proses penentuan lokasi dan pemasangan plang ini dilakukan secara kolaboratif. Sebelum turun ke lapangan, para mahasiswa menyusuri jalanan desa untuk melakukan pemetaan, berdiskusi dengan tokoh masyarakat setempat, serta berkoordinasi erat dengan pihak pemerintah desa. Pendekatan kekeluargaan ini memastikan bahwa plang reflektor yang didirikan benar-benar berada di lokasi yang tepat dan menjawab kekhawatiran warga.
Melalui hadirnya plang penanda jalan ini, para mahasiswa berharap setiap perjalanan pulang para petani, pekerja, dan anak-anak sekolah yang melewati jalanan Dusun Sedran menjadi lebih aman, nyaman, dan terlindungi dari potensi bahaya yang tidak diinginkan.











