KKN-K UTM Bersama PAMAKARMA UTM Bakar Semangat Kuliah Siswa SMKN 1 Poncol

MAGETAN – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Kolaboratif (KKN-K) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) bekerja sama dengan Paguyuban Mahasiswa Karesidenan Madiun Magetan (PAMAKARMA) sukses menggelar program Aksi Studi dan Sosialisasi Kampus (ASIK) pada Rabu (15/7/2026) di SMKN 1 Poncol, Kabupaten Magetan.

Kegiatan yang dikoordinasikan oleh Haydar Pahlevi selaku penanggung jawab program dan Dinda sebagai Ketua Umum PAMAKARMA ini diikuti sekitar 200 siswa kelas 11 dari berbagai program keahlian. Program ini bertujuan memberikan wawasan mengenai dunia perkuliahan sekaligus menumbuhkan motivasi dan semangat belajar siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Program ASIK dirancang untuk membuka cakrawala berpikir siswa mengenai berbagai pilihan masa depan setelah lulus sekolah. Kendati sebagian besar siswa SMK berorientasi langsung bekerja, tim KKN-K UTM mengajak peserta memahami bahwa pendidikan tinggi merupakan peluang strategis dalam meningkatkan kompetensi, daya saing, dan prospek karier di masa depan.

Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa KKN-K UTM dan PAMAKARMA mengenalkan profil Universitas Trunojoyo Madura, mulai dari sejarah berdirinya kampus, fakultas dan program studi, kehidupan akademik, hingga beragam kegiatan organisasi kemahasiswaan. Peserta juga dibekali informasi mengenai jalur seleksi masuk perguruan tinggi serta berbagai program beasiswa.

Suasana kegiatan berlangsung aktif dan interaktif saat para mahasiswa berbagi pengalaman nyata selama menempuh masa perkuliahan. Mereka menceritakan proses adaptasi, pengalaman berorganisasi, kegiatan pengabdian masyarakat, hingga peluang pengembangan diri yang didapat di kampus. Melalui kisah-kisah tersebut, siswa diajak melihat bahwa perguruan tinggi bukan sekadar tempat menimba ilmu, melainkan wadah membentuk karakter, kepemimpinan, komunikasi, dan keterampilan kerja.

Lebih dari sekadar pengenalan kampus, program ASIK menempatkan dorongan motivasi sebagai fokus utama. Mahasiswa KKN mengedukasi peserta agar tidak membatasi impian hanya karena kendala ekonomi, latar belakang keluarga, atau persepsi bahwa kuliah sulit dijangkau. Informasi beasiswa dipaparkan untuk membuktikan bahwa kesempatan menempuh pendidikan tinggi terbuka luas bagi siapa saja yang bertekad kuat.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Kolaboratif UTM, Dr. Haryo Triajie, S.Pi., M.Si., menekankan pentingnya kegiatan ini dalam memperluas akses informasi pendidikan tinggi bagi siswa sekolah menengah.

“Melalui sosialisasi ini, harapannya siswa memperoleh gambaran yang lebih luas mengenai pilihan masa depan mereka. Bekerja setelah lulus SMK adalah pilihan yang baik, namun melanjutkan pendidikan dapat menjadi investasi jangka panjang untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing. Yang terpenting, siswa memiliki motivasi untuk terus belajar dan mengembangkan diri,” tegasnya.

Koordinator program ASIK, Haydar Pahlevi, menambahkan bahwa tujuan utama kegiatan ini bukan memaksakan seluruh siswa untuk berkuliah, melainkan membantu mereka mengenali potensi diri dan memahami bahwa setiap individu berhak berkembang melalui pendidikan maupun pengalaman belajar lainnya.

Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang acara. Banyak siswa aktif mengajukan pertanyaan seputar kehidupan mahasiswa, estimasi biaya kuliah, peluang beasiswa, hingga prospek kerja lulusan universitas. Diskusi interaktif ini mencerminkan tingginya rasa ingin tahu siswa terhadap dunia perguruan tinggi.

Melalui program ASIK, tim KKN Kolaboratif UTM berharap semakin banyak siswa SMKN 1 Poncol yang berani bercita-cita tinggi dan mantap melanjutkan pendidikan.

Inisiatif ini menjadi bentuk komitmen mahasiswa dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui perluasan akses informasi, penguatan motivasi belajar, dan penanaman keyakinan bahwa pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan.