
memoexpos.co – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang turut berpartisipasi dalam mencegah dan penanganan stunting di Kabupaten Jombang.
Upaya tersebut diwujudkan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Sinergi Satuan Pendidikan Dalam Upaya Pencegahan dan Penanganan Stunting.
Bimtek dibuka langsung oleh Kepala Disdikbud Jombang, Wor Windari, Senin (25/5/2026).
Bimtek yang digelar selama 2 hari ini diselenggarakan di aula 2 dan aula terbuka Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang.
Kepala Disdikbud Jombang, Wor Windari mengatakan pihaknya mengundang ratusan peserta dari berbagai satuan pendidikan.
“Peserta cukup antusias mengikuti kegiatan dan mendengarkan arahan terkait pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting,” ujarnya.
Menurutnya persoalan stunting menjadi perhatian bersama, bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan maupun rumah sakit, tetapi membutuhkan sinergi seluruh pihak, termasuk dari sektor pendidikan.
“Selesai bimtek, peserta berkewajiban mengimbaskan ke satuan pendidikan di kecamatan masing-masing. Kami tunggu hasilnya dari bimtek ini untuk mendukung program Pemerintah Kabupaten Jombang dalam penanganan stunting,” lanjutnya.
Melalui kegiatan ini, ia menekankan pentingnya menyamakan persepsi mengenai stunting agar seluruh elemen pendidikan memiliki pemahaman yang sama dalam mendukung program Pemerintah Kabupaten Jombang.
Sejumlah narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang dan RSUD Jombang akan memberikan materi terkait pencegahan, penanganan, serta edukasi stunting di lingkungan pendidikan.
“Melalui kegiatan ini, Disdikbud Jombang berharap seluruh peserta dapat menjadi agen edukasi di wilayah masing-masing sehingga upaya percepatan penurunan angka stunting dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan,” pungkasnya.









