Polisi dan Pengguna Jalan di Kota Santri Heningkan Cipta di Hari Pahlawan

32
Kedua belah pihak bersepakat untuk damai (memoexpos.co)

memoexpos.co – Sejumlah pengendara motor (pemotor) di Kota Santri berhenti di simpang empat Monumen Ki Hajar Dewantara (Simpang Empat SMA 2 Jombang) untuk mengheningkan cipta. Kegiatan tersebut untuk memupuk rasa jiwa kebangsaan dan cinta Indonesia, dalam momentum hari pahlawan.

Pemandangan tersebut terlihat sekitar pukul 08.15 WIB. Selama 5 menit, para pengguna jalan dari empat penjuru mata angin berhenti di masing-masing traffic light di simpang empat tersebut.

Tidak hanya pengguna jalan, para pelajar di sekitar simpang empat monumen Ki Hadjar Dewantara (simpang empat SMA 2 Jombang) itu juga turut keluar ke jalan. Mereka bersama mengheningkan cipta dan menyanyikan lagu Indonesia Raya untuk memperingati Hari Pahlawan 10 November.

Kegiatan tersebut dipandu langsung oleh petugas Satlantas Polres Jombang. Meski dilakukan di jalan, namun upacara Hari Pahlawan di jalan raya itu terlihat cukup khidmat.

Kasatlantas Polres Jombang AKP Rudi Purwanto menyebut, kegiatan ini merupakan intruksi Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto untuk melakukan upacara di simpang-simpang jalan dengan mengajak tokoh masyarakat, para pelajar dan lainnya.

“Tadi kita laksanakan dengan khidmat mengheningkan cipta dan menyanyikan lagu Indonesia Raya untuk menghormati para pahlawan yang gugur mendahului kita,” kata AKP Rudi, Kamis (10/11/2022).

Menurut Rudi, lokasi itu dipilih karena berada di tengah kawasan pendidikan. Selain itu, juga terdapat monumen Ki Hadjar Dewantara yang merupakan salah satu tokoh pahlawan nasional.

Pihaknya berharap, upacara Hari Pahlawan yang dilakukannya bersama pelajar dan pengguna jalan bisa menanamkan rasa nasionalisme dan mengingatkan jasa para pahlawan yang sudah berjuang untuk kemerdekaan Republik Indonesia.

“Mengingat di sini dikelilingi oleh sekolah-sekolah dan pelajar. Intinya kita ingin memberikan motivasi ke para pelajar untuk mencintai tanah air, untuk mengenang jasa pahlawan dan untuk membangkitkan jiwa nasionalismenya. Jadi adik-adik sudah terdidik mulai sekarang,” pungkasnya.