Tidak Kuorum, Rapat Paripurna DPRD Jombang Ditunda

150
Mas'ud Zuremi, ketua DPRD Jombang bersama wakil ketua DPRD Jombang Donny Anggun saat menjawab pertanyaan wartawan usai rapat paripurna

memoexpos.co – Ketua DPRD Kabupaten Jombang menunda rapat paripurna yang digelar hari ini. Penundaan dilakukan dengan batas waktu yang belum ditentukan akibat jumlah anggota tidak memenuhi kuorum atau kurang dari setengah jumlah anggota DPRD.

Rapat paripurna tersebut seharusnya digelar terkait penyampaian nota penjelasan Bupati Jombang tentang laporan keterangan pertanggungjawaban Bupati Jombang tahun 2020 dan dua Raperda partisipatif kabupaten Jombang tahun 2021, Senin (19/4/2021).

Meski ketua DPRD Jombang sudah memberikan toleransi waktu 1 jam lamanya, namun sebagian besar kursi anggota dewan masih tampak kosong.

Sebelum memutuskan penundaan, Mas’ud Zuremi selaku Ketua DPRD Jombang telah memberikan 2 pilihan kepada anggota yang hadir diantaranya menunggu 2 jam atau ditunda 3 hari kedepan.

“Jumlah yang hadir hari ini sebanyak 23, jika belum memenuhi kuorum maka paripurna akan ditunda 1 jam kemudian, namun jika sampai 1 jam belum juga kourum maka rapat paripurna bisa ditunda 3 hari atau menyepakati kembali melalui rapat Banmus yang akan diadakan,” ujar Mas’ud Zuremi.

Menurut Mas’ud Zuremi ketentuan tersebut telah diatur di tata tertib DPRD Jombang dan telah disepakati bersama.

Ditanya apakah ini sebuah bentuk boikot anggota DPRD Jombang, Mas’ud Zuremi mengatakan bahwa Laporan Pertanggungjawaban Bupati (LKPJ) tidak berpengaruh kepada DPRD dan tidak berpengaruh dengan Eksekutif.

“Mengapa boikot, LKPJ tidak berpengaruh kepada DPRD dan tidak berpengaruh dengan Eksekutif. Setelah nota ada Pandangan Umum Fraksi dilanjutkan jawaban Bupati dan rapat terakhir adalah Pandangan Akhir Fraksi kemudian menetapkan rekomendasi DPRD terkait LKPJ Bupati,” kata Mas’ud Zuremi.

Ditempat yang sama, Wakil Ketua DPRD Jombang, Donny Anggun yang juga berasal dari fraksi PDIP mengatakan, tidak hadirnya beberapa anggota fraksi PDIP, ia memastikan tidak ada acara kepartaian yang menjadi halangan kehadiran anggota fraksi PDIP.

“Insya’Allah tidak ada (kegiatan kepartaian), karena saya sendiri Sekretaris DPC PDIP, nanti kita evaluasi apa yang menjadi penyebab teman-teman hari ini tidak hadir,”

Donny Anggun juga menambahkan bahwa sebelum rapat paripurna digelar, ia berusaha menghubungi seluruh anggota fraksi PDIP agar hadir, “Pertama saya telepon ketua fraksi, agar ketua fraksi bisa meneruskan ke teman-teman tapi ketua fraksi tidak terangkat, akhirnya seluruh anggota saya hubungi sendiri namun hanya beberapa orang yang tersambung,” pungkasnya.

Perlu diketahui, rapat paripurna yang batal dilaksanakan ini hanya dihadiri Wakil Bupati Jombang Sumrambah beserta beberapa kepala organisasi perangkat daerah. (Bay)