Kerja Bakti Bersama GM PG Tjoekir, BMI Jombang dan Kades Cukir

254

memoexpos.co – Bintang Muda Indonesia Kabupaten Jombang kerjabakti bersama General Pabrik Gula Tjoekir beserta segenap karyawan, dan Kepala desa Cukir beserta segenap perangkat desa Camat Diwek serta Danramiljuga jajaran Polsek diwek

Kerja bakti gabungan tersebut guna sinergisitas dan silaturahmi bersama masyarakat se kecamatan Diwek Kabupaten Jombang

Kerja bakti juga membuat badan berkeringat. Ada kombinasi gerakan fisik, berjalan, mengangkat, mengayun, naik, turun, atau menahan. Memang melelahkan, tetapi bagi saya ini sangat memuaskan untuk membakar kalori seperti olahraga.

Hal ini disampaikan oleh Wahyudi ketua Bintang Muda Indonesia Kabupaten Jombang ketika diwawancarai oleh segenap media. Jumat (18/12/2020)

Setiap orang perlu mencoba hal ini, sesuai dengan kemampuan tanpa harus memaksa diri. kegiatan potong rumput membersihkan, atau sekedar mengangkat tanaman yang sudah dipotong.

“Salah satu wujud kehidupan bergotong royong, Silaturahmi, dilakukan untuk membersihkan lingkungan diperoleh dari kehidupan bermasyarakat termasuk melalui kerja bakti ini”, ucap Wahyudi, ketua Bintang Muda Indonesia Kabupaten Jombang

Selain itu, ada motivasi lain untuk mengikuti kerja bakti. Motivasi itu karena murni ingin membantu lingkungan, atau untuk kegotongroyongan dan manfaat sosial.

Ditempat sama, Sawung kepala desa Cukir, Sisi Positif Kerja Bakti, Silaturahmi. Mungkin saja antar tetangga dengan kerja bakti, mereka jadi saling bertemu dan mengetahui kabar masing-masing. Mengobrol tentang sekolah anak, pekerjaan, atau tentang rencana atau ide ke depan terkait lingkungan.

“Justru mengobrol dan silaturahmi ini sering lebih ramai dan menghibur, sambil memberi semangat untuk bekerja bakti. Sering ada saja yang melontarkan candaan untuk membuat suasana segar. Hal ini menciptakan rasa saling mengenal, kebersamaan dan kegotongroyongan”, ucap Sawung kepala desa Cukir kecamatan Diwek Kabupaten Jombang

Sawung juga mengatakan, kerja bakti yang dipandegani oleh Pemerintah desa Cukir sesuai protol kesehatan, menggunakan masker, cuci tangan dan tidak berjabat tangan.

“dimusim hujan selain mencegah penyebaran Covid 19, juga mengantisipasi adanya penyebaran nyamuk demam berdarah. Kata Sawung

Senada dengan Zainal Arifin General Manager Pabrik Gula Tjoekir menyampaikan, kerja Bakti salah satu bentuk Refreshing.

Kesibukan kerja membuat kehidupan seseorang monoton ngurusi kantor atau lingkungan kerja. Kerja bakti adalah suasana santai, tanpa target, tanpa tuntutan tertentu. Ini adalah kehidupan sosial yang lain, benar-benar untuk mewujudkan kehidupan bertetangga. Kerja bakti perlu diberikan prioritas, agar orang memiliki variasi lingkungan.

Lokasi kerja bakti seputara pabrik gula Tjoekir. Bersih bersih selokan, cabut Rumput liar dan tenang pohon tumbang

Kerja bakti tetap menggunakan protokol kesehatan, menggunakan masker, cuci tangan pakai air mengalir menggunakan sabun. Ungkap Zainal Arifin, General Manager Pabrik Gula Tjoekir

Ini kan musim penghujan, selain memutus mata rantai penyebaran Corona virus, juga mengantisipasi munculnya virus lain dan mengantisipasi timbulnya penyakit” pungkas General Arifin usai kerja bakti. (bay)