
memoexpos.co – Usai KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur ditetapkan menjadi pahlawan nasional oleh Presiden Prabowo Subianto, Kepala MTs Negeri 9 Jombang mengajak seluruh siswa untuk meneladani kesederhanaan dan kebijaksanaan Gus Dur semasa hidupnya.
Tidak hanya belajar melalui literatur, siswa MTs Negeri 9 Jombang berkunjung langsung ke Wisata Religi dan Edukasi Gus Dur, kawasan Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang pada Selasa (11/11/2025).
Menurut Kepala MTs Negeri 9 Jombang melalui ketua panitia kegiatan Asari menjelaskan seluruh siswa di setiap kelas mengikuti kegiatan ini.
“Tujuannya untuk meneladani sikap toleransi, kesederhanaan, dan kepedulian sosial dari sosok KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) serta KH. Hasyim Asy’ari sebagai pahlawan nasional,” ujarnya.
Kesederhanaan, dan kepedulian sosial Gus Dur dan KH. Hasyim Asy’ari sebagai pahlawan nasional, tercermin dari rekam jejaknya yang gigih memperjuangkan kemanusiaan, demokrasi, dan pluralisme.
Selama ini ia dikenal sebagai tokoh yang membela hak minoritas, mengusung Islam yang ramah, dan memperjuangkan keadilan sosial.

Siswa-siswi bersama para guru MTs 9 Jombang foto bersama bersama usai menampilkan Tari Kolosal dan Drum Band.”Dengan memahami nilai-nilai kearifan pahlawan Nasional, maka setiap individu dapat menjadi “pahlawan masa kini” yang berkontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia,” tuturnya
Saat berada di lokasi, siswa yang didampingi oleh fasilitator setiap kelompok akan melakukan observasi, diskusi, praktik kolaborasi seni, dan refleksi nilai kepahlawanan melalui kerja kelompok.
Lokasi observasi dan wawancara akan dibagi sesuai kelas, untuk kelas VII di kawasan pedagang, kelas VIII di kawasan museum kemudian kelas IX berada di kawasan makam.
“Siswa diharapkan mampu mengidentifikasi bentuk toleransi, religiusitas, dan kehidupan sosial masyarakat sekitar area Makam Gus Dur. Sehingga siswa dapat memahami nilai-nilai perjuangan dan kearifan yang diwariskan oleh Gus Dur,” jelasnya.
Kegiatan Kokurikuler ini juga dalam rangka memperingati Hari Pahlawan. Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pembukaan yang diikuti oleh seluruh peserta. Selanjutnya, siswa-siswa MTsN 9 Jombang menampilkan gelar karya kolaborasi Tari Kolosal dan musik Drum Band dilanjutkan ziarah ke makam KH. Hasyim Asyari dan Gus Dur.









