BPBD Jombang Evakuasi Sarang Tawon Diatap Rumah Warga

35
Petugas BPBD Jombang saat evakuasi sarang tawon. (memoexpos.co)

memoexpos.co – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang mengevakuasi sarang tawon di atap rumah warga Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh Jombang, Jumat (28/4/2023) malam.

Satu unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) datang ke lokasi sekitar pukul 19.30 WIB. Tampak tiga orang anggota BPBD meninjau lokasi sarang tawon. Selang beberapa saat satu orang petugas naik ke atap rumah warga menyiapkan dengan mengenakan Alat Perlindungan Diri (APD). Tangga hidrolik dari damkar membantu menaikkan anggota BPBD ke atap rumah warga.

Tampak satu sarang tawon berukuran diameter kurang lebih 50 centimeter berada dibawah atap genteng warga bagian belakang rumah.

Petugas Damkar Jombang Syahmadan mengatakan langkah evakuasi dilakukan berbekal laporan dari warga melalui kepala desa setempat. Setelah mendapat arahan dari kepala BPBD pihaknya segera kelokasi melakukan evakuasi. Benar saja ada satu sarang tawon besar jenis Tawon Vespa Affinis atau dalam bahasa Jawa Tawon Ndas di atap rumah warga.

“Kami lakukan evakuasi sarang tawon jenis Vespa Affinis,” kata Syahmadan saat dijumpai dilokasi.

Menurutnya, memang sempat mengalami kesulitan ketika melakukan evakuasi. Mengingat bahan material atap dari bahan genteng yang sudah berlumut, ditambah kondisi usai hujan sehingga atap licin.

“Habis hujan, genteng licin karena sepatu yang dipakai petugas,” terangnya.

Lebih lanjut, sarang tawon ditaklukkan dengan menyiramkan bahan bakar minyak secara berulang – ulang. Sementara beberapa lubang masuk sarang tawon ditutup dengan kapas. Tawon sempat berhamburan keluar dari sarang, setelah beberapa menit sarang tawon bisa di evakuasi.

“Sarang tawon dimasukkan ke karung dan akan dibawa ke BPBD sebagai barang bukti,” terangnya.

Sementara itu, Baroh (42) tahun pemilik rumah mengaku resak dengan keberadaan tawon di atap rumahnya. Dirinya kurang tahu pasti mulai kapan tawon ndas itu bersarang.

“Sejak satu bulan lalu baru tahu ada sarang tawon,” kata Baroh saat dijumpai disekitar rumah.

Menurut ibu dengan tiga anak ini, setiap pagi tawon beterbangan disekitar rumah. Bahkan beberapa kali sempat terbang rendah dan membuat takut keluarga dan warga sekitar. Baru beberapa hari sebelum hari raya idul fitri 1444 H dirinya melaporkan ke Kepala Desa setempat.

“Gak tahu semakin besar sarangnya sekitar ukuran satu ember, saya lapor Kepala Desa, dan baru malam ini diambil sarangnya,” jelasnya.

Kegiatan evakuasi tawon sempat menyita perhatian warga. Karena tim BPBD mengerahkan satu unit mobil Damkar.