Arus Balik, Pemkab Jombang Fasilitasi Ratusan Pemudik Kembali ke Jakarta

82
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jombang, Budi Winarno.

memoexpos.co – Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur memfasilitasi warga Kabupaten Jombang yang sedang melakukan aktivitas arus balik dari Jombang menuju ke Jakarta dengan tujuan akhir di Pulogebang.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jombang, Budi Winarno menyampaikan, hari ini kurang lebih ada 146 orang yang melaksanakan arus balik mudik ke Jakarta dengan 4 kendaraan bus yang juga dijemput dari Jakarta ke Jombang.

“Kalau di kabupaten Jombang totalnya ada sekitar 680 di beberapa tahap. Untuk tahap kemarin ada 4 bus yang diberangkatkan, sejumlah 50 orang di setiap bus. Totalnya ada 4 tahap atau kloter keberangkatan, hari ini adalah kloter terakhir,” ucap Budi.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Jombang menyampaikan rasa terima kasih kepada segenap pemerintah yang ada di DKI Jakarta yang telah memberikan kepedulian kepada masyarakat Kabupaten Jombang yang sedang melaksanakan mudik ke Kabupaten Jombang ataupun di Kabupaten sekitar.

Lanjutnya, peningkatan jumlah pemudik kali ini semakin meningkat karena PPKM juga dicabut dan presiden juga memperpanjang cuti bersama. sehingga, masyarakat otomatis punya keleluasaan untuk melaksanakan mudik maupun balik karena waktunya liburan ini juga panjang. Dengan dicabutnya PPKM, masyarakat di seluruh Indonesia pastinya mempunyai niatan untuk bisa kembali ataupun mengunjungi sanak keluarga dan saudara di kampung halaman masing-masing.

Tujuan utama difasilitasinya mudik gratis adalah meminimalisir angka kecelakaan di jalan raya karena tidak tertutup kemungkinan dengan mereka harus melakukan mudik itu kan mode transportasi digunakan bisa bermacam-macam bisa roda dua, roda tiga barangkali. Sehingga rawan terhadap kecelakaan apalagi jarak jauh secara fisik secara psikologis itu juga akan bisa mempengaruhi lelah. Artinya, kadang-kadang masyarakat itu ataupun pemudik ataupun yang pengguna jalan itu kadang tidak memperhatikan keselamatan dirinya sendiri.

Harapannya, yang pertama mengurangi kemacetan di jalan dengan harganya mudik bareng mudik gratis untuk mengurangi kemacetan di jalan. Yang kedua adalah mengurangi lakalantas yang ada di jalan karena dengan mudik gratis maupun balik gratis ini tentu risiko di jalan itu bisa diminimalisir. Terus selanjutnya yang ketiga adalah bagaimana peran pemerintah pusat punya harapan besar agar data orang yang mudik gratis maupun balik gratis ini sesuai dengan apa yang kemarin sudah masuk di dalam checklist data orang yang datang maupun balik. Supaya tidak ada ya harus urbanisasi yang semakin bertambah untuk ke Jakarta.

Tidak hanya itu, Budi Winarno juga menyampaikan harapannya, yaitu setiap kabupaten kota juga ada bentuk fasilitasi mudik gratis. Sehingga masyarakat bisa memanfaatkan fasilitas yang diberikan oleh pemerintah. Jika masyarakat membawa kendaraan, kendaraan tersebut bisa diangkut secara gratis dan diturunkan di terminal.

“Masyarakat itu bisa memanfaatkan fasilitas yang diberikan oleh pemerintah dengan adanya mudik gratis, tidak usah gengsi itu yang paling penting. Kalaupun seumpama membawa kendaraan, kendaraan tersebut bisa diangkut secara gratis dan diturunkan di terminal bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin,” pungkasnya.