Terjadi Lagi, Bocah 10 Tahun Tenggelam di Jombang

220
Korban anak berkebutuhan khusus tewas tenggelam di sungai Mentaos, Gudo.

memoexpos.co – Insiden bocah tenggelam di sungai kembali terjadi di Jombang, tepatnya di sungai saluran irigasi Desa Mentaos, Kecamatan Gudo. Korban merupakan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) warga Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang.

“Korban pertama kali ditemukan oleh petani, sekitar pukul 16.00 WIB. Korban dalam keadaan meninggal dunia mengapung disungai saluran irigasi,” kata Kepala Desa Mentaos Sholeh, dihubungi memoexpos.co, Senin (3/4/2023) kemarin.

Atas kejadian itu, Pemdes Mentaos melaporkan ke Polsek Gudo untuk dilakukan penanganan.

“Ciri-ciri korban memakai celana jeans dan kaos berwarna hijau,” ungkap Kades.

Sholeh menyebut, diketahui korban merupakan anak berkebutuhan khusus yang masih duduk di kelas 1 sekolah dasar.

Sholeh mengaku sering menemui anak itu melihat traktor di persawahan Desa Mentaos. Bahkan, ia menyebut korban sejak kecil seting mengalami kejang.

“Sejak kecil sering kejang-kejang. Kata orang tuanya ada gangguan. Kalau analisis petugas puskesmas tadi ada tanda-tanda epilepsi,” tandasnya.

Sementara, Kapolsek Gudo AKP Khamdani membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Setelah polisi mendatangi TKP, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan didalam tubuh korban. Dugaan sementara korban mengalami sakit epilepsi kemudian tercebur ke sungai irigasi hingga meninggal dunia.

“Dugaan sementara kambuh kemudian terjebur hingga tenggelam. Karena keluar busa dari hidungnya,” jelasnya.

Khamdani menjelaskan, jika pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi. Sehingga jazad korban langsung dilakukan pemakaman.

“Keluarga menolak autopsi sehingga kami serahkan untuk dilakukan pemakaman,” pungkasnya.