Harga Beras Dipasaran Bertahan Rp 11 Ribu Per Kilogram

86
Dinas Perindustrian dan Perdagangan saat melakukan operasi pasar. (memoexpos.co)

memoexpos.co – Dinas Perindustrian dan Perdagangan tengah gencar melakukan operasi pasar. Hampir semua tempat di wilayah Kabupaten Jombang menjadi sasaran operasi untuk mengendalikan potensi kenaikan harga beras.

”Di Jombang harga beras tertinggi nomor 5 di Jawa Timur dengan harga Rp 10.800 per Kg untuk beras medium,” ujar Suwignyo Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan kepada wartawan, Minggu (2/4/2023).

Pihaknya merencanakan operasi pasar akan dilakukan terus menerus, bahkan jika tidak ada halangan akan dilakukan sampai mendekati Hati Raya Idul Fitri 1444 H.

”Kalau bisa nanti menjelang lebaran. Tapi kalau sudah panen raya ya dihentikan,” ungkapnya.

Bahkan, Suwignyo memastikan jika ada tim yang sudah melakukan operasi pasar sejak awal bulan puasa. Beberapa titik telah menjadi sasaran operasi, diantaranya pasar Ngoro, Blimbing dan Mojowarno.

”Kemarin juga sudah koordinasi dengan OPD lain. Ini memang masih belum panen raya. Sementara apabila masih tinggi operasi pasar akan dilakukan,” terangnya.

Sementara itu, pedagang beras di Pasar Citra Niaga Jombang mengaku belum ada penurunan harga beras. Untuk beras medium masih kisaran Rp 11.000 per kilogram, sementara untuk beras premium di harga Rp 12.500 per kilogram.

“Harga beras tetap tidak ada perubahan,” kata Sugandi saat dihubungi via chat Whatsapp.

Sugandi merinci kenaikan beras terjadi sejak awal bulan Maret 2023. Awalnya harga Rp 10.000 per kilogram, naik Rp 10.500 per kilogram dan terakhir di harga Rp 11.000 per kilogram, bertahan sampai awal April 2023.

Kalaupun sudah ada operasi pasar yang dilakukan oleh pihak Dinas, namun harga masih belum mengalami tren penurunan dari harga sekarang.

”Kalau melihat harganya tetap Rp 11 ribu ya masih belum efektif,” pungkasnya.