Warga Parimono Jombang Diringkus Polisi, Terlibat Peredaran Narkoba Luar Provinsi

68
Kasat Resnarkoba Polres Jombang, AKP Riza Rahman.

memoexpos.co – SP (34) warga Dusun Parimono, Desa Plandi, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang kini harus mendekam di sel tahanan Mapolres Jombang. Akibat perbuatannya yang diduga menjadi pengedar narkoba jenis obat keras berbahaya (Okerbaya).

Tak tanggung-tanggung, bisnis jual beli obat keras berbaya ini, diedarkan oleh SP bukan hanya di Jombang saja, ia juga mengedarkan barang tersebut ke wilayah Semarang hingga Jambi.

Kasat Resnarkoba Polres Jombang AKP Riza Rahman menyebut, polisi mengamankan pelaku pada Jumat (19/8/2022). Dari tangan pelaku, polisi juga berhasil menyita sejumlah barang bukti.

“Dua botol pil jenis heximer yang berisi 2.000 butir, 3 botol pil jenis yarindo yang berisi 3.000 butir serta 25 lembar pil jenis tramadol HCL dengan total jumlah 250 butir. Total keseluruhan ada 5.250 butir dan satu handpon,” kata Riza.

Kasat Resnarkoba menjelaskan, penangkapan pelaku berawal dari informasi masyarakat, dengan maraknya peredaran narkoba di Dusun Parimono, Desa Plandi.

“Setelah kita pantau beberapa hari, akhirnya kita melaksanakan penggerebekan,” jelasnya.

Menurut Riza, pelaku mengaku menjalankan bisnisnya tersebut sekitar satu tahun terakhir. “Pengakuan pelaku, dia mendapatkan pil tersebut dari wilayah Tenggerang, Banten melalui kurir,” ujarnya.

Pembeli dari wilayah Semarang juga turut diamankan oleh polisi, berikut barang buktinya sementara ini statusnya sebagai saksi.

Polisi masih terus melakukan pengembangan, untuk mengungkap pelaku lainnya.

“Kita persangkakan pasal 196 UU RI nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan,” pungkasnya.