PPDI Dorong Pemerintah Daerah Adakan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Perangkat Desa

74

memoexpos.co – Persatuan Perangkat Desa Indonesia Kabupaten Jombang mengadakan bakti sosial sesuai kesepakatan hasil diskusi beberapa pengurus PPDI Kabupaten dan juga Pengurus PPDI kecamatan Diwek.

Sementara Kecamatan Jogoroto sebagai Tuan Rumah pengurus PPDI Jogoroto dengan sasaran donasi dan sebagai penyaluran donasi.

Hal ini disampaikan oleh Teguh Wahyudi ketua PPDI Kabupaten Jombang ketika dikonfirmasi di kantornya. Kamis (20/5/2021).

“Bakti Sosial dalam bentuk santunan anak yatim dan disepakati ke adik-adik yatim/ duafa dibawah naungan 2 lembaga sosial, yaitu Panti Asuhan Nurul Hikmah Semanding Sumbermulyo Jogoroto dan Yayasan Sunan Kalijaga Ngudirejo Diwek,” ucapnya.

Sementara itu kecamatan Jogoroto santunan disalurkan pada sore hari dan kecamatan Diwek hari esoknya.

Tidak hanya itu, Ketika disinggung terkait kinerja perangkat desa, ketua PPDI menginginoan agar terciptanya Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul di lingkup pemerintah desa.

Teguh Wahyudi menekankan kegiatan peningkatan SDM aparatur desa ini dinilai sangat penting karena desa memiliki peran utama dalam mengelola, memberdayakan dan memajukan sumber daya alam maupun sumber daya manusia.

Menurutnya kepala desa bersama perangkat desa mempunyai tugas berat dalam menjalankan roda pemerintahan di tingkat desa, maka dari itu pihaknya mendorong pemkab Jombang untuk melakukan upaya tersebut.

“Selama ini teman-teman perangkat desa di PPDI menginginkan adanya bimbingan sesuai dengan tupoksinya masing-masing, mulai dari pelayanan hingga pengelola anggaran,” katanya

Lanjutnya pada tahun lalu, PPDI juga telah sempat mendorong Dinas terkait untuk segera melakukan kegiatan tersebut, namun hal itu terhalang recofusing anggaran karena adanya pandemi covid-19

Salah satu dorongan yaitu pengikatan kapasitas sumber daya manusia seyogyanya diberikan oleh pemerintah daerah berbentuk pelatihan pemahaman dan pelayanan desa terhadap masyarakat desa, termasuk tugas pokok perangkat desa, dicontohkan oleh ketua PPDI yaitu kasi pemerintahan, kasi kesejahteraan, kasi pelayanan, tata usaha umum memiliki pedoman tugas pokoknya.

“Salah satunya pemberian bimbingan tentang pola pengelolaan anggaran pendapatan dan belanja desa, agar penggunaan dana desa dapat tepat guna menunjang terciptanya tertib hukum,” tambahnya.

Harapan kedepan ketua PPDI menginginkan agar perangkat desa memiliki pemahaman kapasitas pelayanan dan ada peningkatan kesejahteraan, sehingga ada kepedulian dari pemerintah daerah terhadap perangkat desa se-Kabupaten Jombang. Contoh BPJS sudah di cover oleh pemerintah daerah, kedepannya agar Pemkab ada peningkatan terhadap perangkat desa dalam bentuk lain sesuai tupoksinya.