Libur Natal dan Tahun Baru, Tempat Wisata di Nganjuk Tutup

122
Foto : Taman rekreasi Anjuk Ladang

memoexpos.co – Dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus Covid-19, Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat menginstruksikan Dinas Pariwisata , Kepemudaan, Olahraga dan Kebudayaan Kabupaten Nganjuk untuk menutup 4 objek wisata selama libur Perayaan Natal dan Tahun Baru 2021

Penutupan tempat wisata tersebut terhitung mulai tanggal 24 Desember 2020 sampai 4 Januari 2021. Hal tersebut tertuang dalam surat dari Kepala Disparporabud nomor : 556/1603/411.302/2020.

Adapun empat objek wisata yang ditutup adalah objek wisata Taman Rekreasi Anjuk Ladang yang berada Kelurahan Ploso Kecamatan Nganjuk, Objek wisata Goa Margo Tresno di Desa Sugihwaras Kecamatan Ngluyu, objek wisata Roro Kuning di Desa Bajulan Kecamatan Loceret, serta objek wisata Air Terjun Sedudo di Desa Ngliman Kecamatan Sawahan.

Selain itu, menindaklanjuti instruksi Bupati Novi dalam rapat internal Satgas Covid-19, pada hari Rabu 23 Desember 2020 Bupati Novi mengeluarkan Surat Edaran Bupati Nomor 440/3362/411.010/2020 tentang Penegakan Dsiplin Pelaksanaan Protokol Kesehatan untuk pengedalian penyebaran virus Covid-19 di Kabupaten Nganjuk.

Naiknya status Kabupaten Nganjuk ke zona orange membuat Bupati Novi lebih gencar lagi dalam menekan penyebaran virus Covid-19. Dalam Surat Edaran tersebut, ada 12 perintah yang diantaranya berisi himbauan terhadap warga agar tak melakukan perayaan pergantian tahun terutama berkelompok, tidak ada cuti dinas kecuali libur perayaan natal dan tahun baru 2021, bagi pengelola usaha cafe agar menyarankan take away pada pelanggannya.

“Selain itu, penundaan pembelajaran tatap muka, pembatasan jumlah peserta dalam kegiatan keagamaan dengan maksimal 50 peserta, undangan hajatan pentas seni dilarang lebih dari 50 tamu, memperpanjang masa tugas relawan Covid-19, pembukaan rumah sakit/tempat karantina darurat di Hotel Wisata Karya Sawahan, larangan karantina mandiri, mengaktifkan kembali kampung tangguh, hingga mengaktifkan kembali rumah singgah di desa-desa,” ujar Novi.

Disamping itu, Novi juga berpesan agar masyarakat tetap mematuhi arahan pemerintah dan menjalankan 3 M, yaitu selalu Menggunakan masker, Menjaga jarak dan hindari kerumunan, serta rajin Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau gunakan hand sanitizer. (Irma/Khoir)