Hari Terakhir Pengajuan Bantuan Usaha Mikro, Warga Jombang Masih Padati Dinas Koperasi

510

memoexpos.co – Hari terakhir pengajuan bantuan langsung tunai (BLT) tahap II, untuk pelaku usaha mikro, atau produktif di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, disambut dengan antusias oleh masyarakat kabupaten Jombang

Tampak antrian mengular hingga 500 meter, Warga rela mengantri, sejak pukul 6 pagi di kantor Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jombang, walaupun masih dalam tahap pengajuan berkas. Senin (31/08).

Seperti pengakuan yang dilakukan oleh Siti Zulaikah, salah satu warga Bulurejo, Jombang “Mengajukan bantuan UMKM nilainya 2,4 juta. Ini tadi saya antri dari jam 8 pagi setelah mendapat surat usaha dari desa,” ucapnya

Ia menyebut antrian warga pada hari terakhir ini sangat panjang dan berjubel. “Kalau dibilang bergerombol ya bergerombol, untuk jaga jarak kan susah, soalnya se-kabupaten Jombang. Antrian panjang banget sampai belakang. Kira-kira 500 meter juga ada ini,” Lanjutnya

Saat ditanya apakah ia tidak takut virus Covid-19. Mengingat saat ini masih pandemi Covid-19 di Jombang. Ia mengaku khawatir namun ia menyadari bahwa situasi dan lokasi tempat kantor Dinas Koperasi dan Usaha Mikro sangat terbatas. “Ya takut, tapi gimana lagi situasi dan kondisi lokasinya kayak gini,”

Hal senada juga diungkapkan oleh Mulyaningsih warga Desa Dungpari, Kecamatan Mojowarno. Ia mengaku khawatir dengan antrian panjang warga pemohon BLT UMKM.

Namun, ia hanya bisa berpasrah. Lantaran ia sangat membutuhkan bantuan modal tersebut untuk usaha toko kelontongnya. Bahkan, ia sudah antri sejak pukul 6 pagi.
“Ya takut aslinya, tapi pingin punya tambahan modal untuk usaha toko,” keluhnya

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jombang, Muntholip membenarkan jika hari ini Senin (31/08) merupakan hari terakhir pengajuan BLT UMKM tahap II dari Presiden.

Lebih lanjut pihaknya mengatakan akan melayani pemohon bantuan hingga habis. Dan untuk pengajuan bantuan tahap II ini, jumlah berkas pemohon yang sudah masuk mencapai 2.000 lebih.

“Kita akan layani sampai habis hari ini. Jadi gak usah takut tidak terlayani. Kita akan bantu,” Tegas Muntholip.

“Untuk tahap awal kemarin cuman ada 155 karena waktunya mepet. Kalau yang ke II sudah 2.000, belum yang hari ini,” sambungnya

Disinggung soal penerapan protokol kesehatan Covid-19. Ia menjelaskan sudah menghimbau warga agar patuh. Meskipun tenaga di Dinas Koperasi dan Usaha Mikro terbatas. “Kita sudah ajak, ayo kita rapi lah, kalau penuh kita rapikan,” paparnya.

Selain itu, ia menyebut sudah memasang tulisan untuk warga agar menggunakan masker saat mengajukan bantuan UMKM.

“Kita harus tata, kita jaga jarak, kita sudah pasang (himbauan, red). Kalau yang gak pake masker kita suruh pulang gak mau kita melayani,” pungkasnya (bay)