Terkait Bansos Covid-19, Dinsos Jombang Meminta Masyarakat Lebih Bersabar

365

Caption foto : Kepala Dinas Sosial Kab. Jombang Moch. Saleh

memoexpos.co – Dinas sosial Kabupaten Jombang, meminta masyarakat yang terdampak Covid-19 untuk bersabar dalam hal bantuan sosial yang akan diberikan pemerintah, karena melalui proses verifikasi yang detail agar tidak terjadi tumpang tindih.

“Kami memerlukan waktu, dimohon kesabarannya, karena mekanisme, bantuan sosial yang akan kita berikan jangan sampai ada dobel, agar merata” Ujar Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jombang, Moch. Saleh saat diwawancarai awak media di Kantor Pemkab Jombang, senin (13/4/2020).

Perkembangan saat ini lanjut Saleh, kami belum bisa menentukan kapan tanggal bantuan tersebut diberikan, dan ada banyak perubahan-perubahan yang cukup mendasar, terkait dengan mekanisme bantuan yang akan diberikan kepada warga Jombang yang terdampak Covid-19

“Saat ini sudah proses verifikasi, karena kemarin tahap awal desa sudah memberikan kepada kami, terkait jumlah hasil pendataan yang dilakukan pemerintah desa” tambahnya.

Perubahan tersebut merupakan hasil dari konsultasi dengan pemerintah pusat maupun kementerian, awalnya bantuan yang akan dibagi berdasar pada data per rumah (wuwung) namun sekarang ada mekanisme baru penyalurannya memakai avuan data per kartu keluarga.

“kemarin sempat ada fenomena terkait mekanisme bantuan akan diberikan per wuwung, sempat kita sampaikan itu, tapi ada perubahan setelah dilakukan teleconference dan konsultasi bersama pemerintah dan kementerian sosial, maka pakem yang digunakan adalah per KK, sehingga dilakukanlah verifikasi ulang” ungkapnya.

Verifikasi secara detail ini dilakukan lantaran bantuan sosial dari pemerintah ada beberapa sumber, mulai dari kementerian sosial sampai Kemendes yang berupa bantuan langsung tunai dengan memakai dana desa.

“Dana bansos ini pertama dari kementerian sosial, dari Kemendes juga ada melalui bantuan langsung tunai lewat DD, verifikasinya di desa menggunakan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)” pungkasnya. (Syaif)