Kapolres Boby : Siswa SMPN 2 Jombang Jangan Terpengaruh dengan Kenakalan Remaja

693

memoexpos.co – Keamanan pendidikan wilayah kabupaten Jombang tidak hanya tanggung jawab Dinas Pendidikan saja, Akan tetapi juga dalam proses belajar mengajar meliputi tanggungjawab keamanan negara.


Hal ini disampaikan oleh Kapolres Jombang AKBP Boby Pa’ludin Tambunan, S.I.K., M.H ketika pimpin upacara di SMP Negeri 2 Jombang. Senin (2/3/2020) pagi


Lanjut Boby, Dalam proses belajar mengajar siswa agar mengikuti dengan baik. Belajar dengan sungguh-sungguh dan maksimal. “Dengan belajar keras dan sungguh sungguh kedepan siswa akan memiliki modal yang paling berharga berupa ilmu yang di dapat di bangku pendidikan baik formal dan non formal dari sekolah,” ucapnya


Sementara itu Kapolres Boby juga menyampaikan, Kembangkan prestasi yang sudah diperoleh dan para siswa agar meningkatkan prestasi demi kebanggaan almamater SMPN 2.


Disela sela sambutannya Kapolres Boby juga mengajak siswa agar tidak tergoda oleh kenakalan remaja. “Proses usia seperti siswa saat ini selalu ingin tahu dan mudah tergoda, mudah terlibat, jangan sampai melanggar hukum yang bisa merugikan diri sendiri.”


Kapolres Boby memberi solusi cara Untuk menangkal godaan-godaan bagi siswa siswi, yaitu siswa agar melakukan kegiatan positif. Jangan sampai terpengaruh Narkoba.


“Masalah Narkoba, Sebagai kota Santri tidak terlepas dari pengaruh narkoba. Bahkan saat ini narkoba di wilayah hukum polres Jombang, masuk lima besar di Jawa Timur. Angka penyalahgunaan narkoba cukup tinggi. Jangan mau dibujukrayu, jangan pernah mencoba. Mari tolak narkoba karena narkoba menjadi musuh bersama.


Kapolres Boby juga menjelaskan terkait keberadaan  Medsos, jika siswa menggunakan medsos agar bijaksana. Memang Kemajuan teknologi untuk cepat mencari informasi melalui medsos. Manfaatkan medsos sebagai wadah mencari ilmu. Semoga bisa menjadi bekal dalam kehidupan sehari hari dan dalam proses mencari ilmu.

Kepala Dinas Pendidikan Agus Purnomo usai upacara bendera ketika diwawancarai menjelaskan, Ada 4 sekolah yang dituju dalam upacara oleh jajaran Polres, yakni SMP Negeri 1, SMP Negeri 2, SMP Negeri 3 dan SMP Negeri 5. SE Kabupaten Jombang.

Lanjut Agus, Dari kepolisian, Kapolres Jonbang menghimbau agar siswa menjauhi narkoba, jangan sampai ada siswa-siswi SMPN di kabupaten Jombang yang terpengaruh pada kenakalan remaja.

Ketika disinggung terkait penerimaan Siswa baru pihaknya menjelaskan, Langkah yang dilakukan dalam mempersiapkan PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sudah lakukan sosialisasi, merapatkan barisan koordinasi bersama K3S (Kelompok Kerja Kepala Sekolah).

Menurut Permendiknas, berkaitan dengan PPDB, melalui zonasi 50%, akomodir (Kartu Indonesia Pintar) KIP 15%, perpindahan 5 % dan jalur Prestasi 30 %. Prestasi dan perpindahan orang tua memberikan peluang bagi siswa pendaftar diluar Kabupaten.

Senada dengan Budiono Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Jombang, Himbauan kapolres kepada siswa mengenai masalah kenakalan remaja, harapannya siswa terhindar dari kenakalan remaja, seperti narkoba, penggunaan sosmed

Terkait larangan siswa membawa kendaraan bermotor, karena masih dibawah umur, belum mempunyai SIM, kalaujaraknya dengan sekolahan jauh dihimbau agar siswa ke sekolah diantar orang tua, kalau dekat bisa memakai sepeda angin. “Kami sudah melarang membawa sepeda saat berangkat ke sekolah,” ujarnya

Terkait penggunaan HP, peraturan disekolah ini dilarang, kecuali kalau Bapak Ibu Guru ada kegiatan pembelajaran yang itu memerlukan browsing pelajaran, anak-anak ada dispensasi membawa HP. “Kami juga sudah menyediakan HP di sekolah ini untuk komunikasi dengan orang tua ketika itu diperlukan,” pungkasnya(bay)