Sarasehan PT PGRI Se-Jawa Timur Dibuka oleh Bupati Jombang

32

Caption foto: Bupati Jombang ketika hadiri sarasehan

 

 

memoexpos.co – Sarasehan Yayasan Penyelenggara Lembaga Pendidikan dan Perkumpulan Pengurus Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi (YPLP/PPLP PT ) Pendidikan Guru Republik Indonesia (PGRI) se Jawa Timur oleh STIE PGRI Dewantara Jombang dibuka oleh Bupati Jombang Hj.Mundjidah Wahab di Hotel Yusro Jombang

Sarasehan YPLP PPLP PT PGRI Se Jawa Timur di Kabupaten Jombang, kegiatan memiliki tujuan bahwa semua perguruan tinggi PGRI Se Jawa Timur berkumpul untuk merumuskan isu-isu terbaru untuk menjawab tantangan pengelolaan pendidikan tinggi ke depan.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab ketika diwawancarai oleh sejumlah media. Sabtu (7/9/2019)

Lanjut Bupati, Perguruan tinggi maupun PPLP-PT/YPPL-PT senantiasa mampu menyesuaikan regulasi pemerintah serta selalu bersifat objektif menanggapi segala informasi terkait PTS, tantangan perubahan zaman harus dihadapi dengan berbagai inovasi diera revolusi industri 4.0 ini seluruh civitas akademika harus tanggap dan cepat beradaptasi dengan air yang baru inovasi tersebut harus sejalan dengan implementasi Tri Dharma perguruan tinggi yakni pendidikan, penelitian dan pengabdian.

Menurut Bupati, Salah satu jalan menuju perguruan tinggi yang siap menghadapi revolusi industri 4.0 adalah dengan melakukan perubahan digitalisasi baik secara pembelajaran maupun kegiatan lain di lingkungan kampus, serta tantangannya pada perubahan zaman dan tuntutan untuk cepat beradaptasi.

Untuk melalui tantangan tersebut pasti akan semakin berat namun selama memiliki etos kerja yang tinggi tantangan semua itu akan bisa dihadapi, seluruh tenaga pendidik harus kompak untuk kerja keras kerja cerdas kerja tuntas dan kerja ikhlas dengan demikian semua keinginan untuk membesarkan kampus dan seluruh alumnus akan tercapai.

Di sisi lain mahasiswa harus terus mengembangkan kemampuan soft skill karena melalui kemampuan soft skin mahasiswa yang terbiasa dengan pola 4C yakni critical thinking, competetive, creative and collaboration (berfikir kritis, kompetetif, kreatif dan kolaborasi) itu semua merupakan modal terpenting untuk menghadapi dunia kerja sehingga para mahasiswa perguruan tinggi PGRI memiliki kompetensi yang jelas dan berbeda dengan mahasiswa dari kampus lain.

Senada dengan Ketua STIE PGRI Dewantara Jombang, Dra. Yuniep Mujati Suaidah, M.Si., ketika diwawancarai, ia menjelaskan kegiatan sarasehan antar pimpinan PT PGRI se-Jawa Timur ini dilakukan setiap tiga bulan sekali secara rutin, dengan tujuan untuk saling tukar informasi antar lembaga pendidikan tinggi PGRI di Jatim serta meningkatkan hubungan silaturahmim. Pungkasnya (bay)