Jelang Nataru, Harga Cabai dan Bahan Dapur di Jombang Naik

Salah satu pedagang kebutuhan dapur di Pasar Tradisional Peterongan.

memoexpos.co – Jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) harga cabai di Pasar Tradisional Peterongan, Kabupaten Jombang mengalami kenaikan.

Hamzah (38) seorang pedagang cabai dan kebutuhan dapur di Pasar Peterongan mengatakan, kenaikan harga ditengarai masuk musim penghujan banyak cabai yang busuk hingga petani mengalami gagal panen.

Menurut dia, kenaikan tembus sampai Rp 10 ribu per kilo gramnya.

“Sekarang harga cabai rawit antara Rp 75 ribu sampai Rp 80 ribu, kalau cabai besar Rp 77 ribu hingga Rp 79 ribu per kilogramnya,” kata Hamzah saat diwawancarai, Jumat (8/12/2023).

Hamzah menyebut bukan hanya cabai yang mengalami kenaikan harga, kebutuhan dapur lain juga mulai merangkak naik.

“Tomat saat ini Rp 9 ribu, kunyit besar Rp 10 ribu, jahe  Rp 28 ribu, bawang merah tembus Rp 20 ribu hingga Rp 25 ribu sementara bawang putih sekitar Rp 26 ribu,” jelas Hamzah.

Kenaikan harga itu, kata dia berdampak pada omzet para pedagang. Karena barang susah dan daya beli sedikit menurun.

“Ya omzet jadi menurun tidak seperti biasanya,” tandasnya.

Aminah (56) seorang pembeli cabai mengaku mengurangi jumlah pembeliannya lantaran harus membagi dengan kebutuhan lainnya.

“Sejak mundak (naik) harga cabai ya belinya jadi sedikit, karena uangnya dibagi dengan yang lainnya,” ungkapnya.

Ia berharap pemerintah setempat bisa menekan kenaikan harga kebutuhan dapur, terlebih menjelang Nataru dan banyak orang hajatan.

“Ya pingin ada solusi dari pemerintah,” pungkasnya.