memoexpos.co – Kelompok Tani (Poktan) wanita Desa Barongsawahan, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang berhasil sulap kotoran sapi menjadi pupuk organik bernilai rupiah.
Didampingi pendamping dari Dinas Pertanian Kabupaten Jombang Ahmad Fauzi, emak-emak di Kota Santri ini mampu membuat pupuk organik bokhasi.
“Ini untuk menyuburkan tanah pertanian agar tidak tergantung pada pupuk kimia,” terang Lia Kumaya, Ketua Kelompok Tani Wanita Desa Barongsawahan, Senin (4/9/2023).
Adapun komposisi dari pupuk kompos ini, adalah kotoran sapi, em 4, arang sekam, kapur pertanian dan tetes murni.
“Penjualannya bebas karena ini bukan pupuk subsidi. Harganya satu sak Rp 35 ribu, beratnya 40 Kg,” tandasnya.










