Polres Jombang Bentuk Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak, Inilah Tujuannya

51
Foto : Kapolres Jombang AKBP Moh. Nurhidayat (kiri) saat launching Satgas PPA.

memoexpos.co – Demi meningkatkan perlindungan terhadap perempuan dan anak di Kota Santri, Polres Jombang membentuk Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

Launching Satgas PPA ini dilaksanakan di Ruang Jombang Comand Centre (JCC) Polres Jombang, Senin (11/8/2022).

Turut dikibatkan pada giat tersebut, Kejaksaan Negeri Jombang, Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, Dinas P2KB dan P3A, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Kominfo serta Poli Psikiater dan Psikologi RSUD Jombang.

Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat menyebut, tugas Satgas PPA adalah bersama-sama melaksanakan sosialisasi pada institusi pendidikan yang ada di Kabupaten Jombang dengan audiensi guru, orang tua dan murid terkait pencegahan pencabulan dan tidak segan melaporkan ke pihak Kepolisian apabila terjadi aksi pencabulan.

“Satgas nantinya akan menggencarkan ajakan kepada masyarakat untuk bersama-sama menentang terjadinya aksi pencabulan atau kekerasan terhadap perempuan dan anak baik melalui media cetak maupun media sosial,” kata dia.

Selain itu, Dijelaskan Kapolres, Satgas PPA berperan mengantisipasi terjadinya aksi pencabulan dan kekerasan seksual mengatasnamakan SARA yang dapat menimbulkan konflik sosial atau gejolak di masyarakat.

“Untuk itu, Satgas PPA dalam tugasnya juga memberdayakan Bhabinkamtibmas beserta tiga pilar desa setempat untuk rutin melaksanakan pengawasan dan sosialisasi kepada institusi pendidikan termasuk ditempat mengajar mengaji,” jelasnya.

Menurut Kapolres, dalam penanganan korban, Satgas PPA nantinya akan menyiapkan Tim Trauma Healing untuk menghilangkan trauma pada korban pencabulan, serta membuka layanan konsultasi psikologi terhadap orang tua korban pencabulan.

“Tentunya Polres Jombang tidak bisa bekerja sendiri, maka nantinya akan berkoordinasi dengan Pemkab Jombang untuk dibuatkan satu tempat khusus seperti Safety House atau Trauma Healing Center,” ujarnya.

Kapolres Jombang berharap, dengan adanya Satgas PPA yang telah terbentuk, seluruh stakeholder yang ada di Jombang diharapkan saling bersinergi dengan berkolaborasi yang baik dalam penanganan kasus kasus terhadap perempuan dan anak.

“Jadi yang saya tekankan adalah memberikan sosialisasi, pemahaman, edukasi pada masyarakat Jombang yang belum paham terhadap kekerasan pada perempuan dan anak,” pungkasnya.