Perjalanan PDI Perjuangan Mampu Menjaga Keutuhan NKRI dan Pancasila

80

memoexpos.co – Upacara bendera dalam rangka memperingati Hari ulang Tahun ke 49 Partai Demokrasi Indonesia perjuangan (PDIP) Inspektur upacara Bahana Bela Binanda diikuti oleh Pengurus DPC PDI Perjuangan Jombang dan struktural Pengurus Anak Cabang PDI Perjuangan Kecamatan jombang dan SATGAS PDI PERJUANGAN JOMBANG kurang lebih 120 peserta bertempat di halaman parkir kantor PDI Perjuangan Jombang Jalan Brigjen Katamso no 12 Jombang

Inspektur upacara Bahana Bela Binanda ketika dikonfirmasi mengatakan, upacara dalam rangka memperingati HUT PDIP ke  49 tahun. Kelahiran PDI sejak ltanggal 10 Januari 1973. Sebelumnya bernama partai PNI partai Murba, partai IPKI, partai kristen indonesia, partai katolik berfusi menjadi partai PDI,

Inspektur upacara Bahana Bela Binanda juga menjabat sebagai Wakil ketua bidang keanggotaan dan organisasi juga mengatakan, sesuai amanat konggres, Megawati Soekarno Putri mendapat mandat menyelamatkan eksistensi partai

“Sesuai amanat kongres ke V PDI tahun 1998 ibu Megawati Soekarno Putri mendapat mandat untuk menyelamatkan eksistensi partai, maka pada th 1999 beliau mengambil langkah mengganti nama  dan lambang partai.menjadi PDI perjuangan,” ucapnya

Lanjut Mas bela panggilan akrap wakil ketua bidang keanggotaan dan organisasi PDIP Kabupaten Jombang, berdasarkan landasan itu, maka untuk saat ini dengan semangat peringatan HUT ke 49 kita teguhkan untuk membangun jiwa dan raga untuk indonesia raya.

Ditempat sama.Muhammad masrur wakil sekretaris bidang external ketika dikonfirmasi terkait upacara hari ulang tahun PDIP ke 49 menyampaikan, lahirnya partai Demokrasi Indonesia Perjuangan mampu menjadi benteng keutuhan NKRI dan mampu menjaga Pancasila

“Hari ini kita berkhidmat untuk lahirnya partai yang mampu  memberikan warna dalam perjalanan demokrasi di Indonesia, partai yang menjadi benteng keutuhan NKRI dan penjaga Pancasila,”

Selain itu menurut masrur, perjalanan PDIP sampai hari ini bersinergi, dan selaras bersama rakyat, sehingga PDIP bisa menjaga kerukunan, gotoroyong dan kebersamaan dengan rakyat. Pungkasnya (tya)