Walau Kehadiran Tergolong Masih Baru, BMI Mampu Gelar Sekolah Pengkaderan

61

memoexpos.co – Tidak mengenal lelah, Pengurus Bintang Muda Indonesia (BMI) DPD Jawa Timur Setelah di Lantik langsung menggelar Sekolah Pengkaderan yang dipimpin langsung oleh Komaruddin pengurus DPN BMI,dengan moderator Romli Mualim, diikuti oleh semua Pengurus PDP Jatim dan segenap DPC. Sabtu malam (31/10/2020).

Sebelum dimulai Sekolah pengkaderan yang merupakan rangkaian dari Deklarasi dan Pelantikan, secara virtual bersama Drs. Andi Alfian Mallarangeng, M.Sc., turut hadir dan memberikan sambutan bagi BMI Jawa Timur. Bahwa meskipun kehadiran BMI masih baru, akan tetapi perkembangannya merupakan suatu harapan yang besar.

Sampai saat ini, BMI yang terdapat didaerah-daerah sudah banyak yang diresmikan, seperti halnya di Provinsi Jawa Timur. Karena BMI hadir saat Partai Demokrat sudah bangkit, contohnya pada peristiwa penolakan Undang-Undang Omnibus Law oleh Demokrat, yang seharusanya pemerintah berfokus pada pandemi.

“Maka dari itu, untuk menunjukkan jati diri, BMI harus memberikan kontribusi dan teladan bagi pemuda dalam bergerak,”.

Selanjutnya Sekretaris DPD Provinsi Jatim yakni Ja’far Sodik mewakili seluruh jajaran BMI seluruh Indonesia, diperintah mengucapkan terimakasih kepada bang Andi Malarangeng, Mohon dukungan.

Semoga kedepan kami bisa menjadi kader yang santun, Bermartabat yang bisa dipersembahkan kepada bangsa dan negara Indonesia.

Materi dasar pengkaderan yang dilakukan oleh Bintang Muda Indonesia guna pondasi dalam melakukan pergerakan kedepannya. Penyampaian materi berbentuk kontrak belajar dengan pion pion mengajak pesera untuk disiplin waktu

Sekolah Pengkaderan Diawali dengan penyampaian materi keadilan dan demokrasi oleh Romli Mualim.

Secara umum keadilan di tafsirkan sama rata, secara prinsip keadilan harus proposional. Mengutip bebrapa teori Jon Rawrs, keadialan ada dua. Keadilan secara moral dan keadilan prosedural.

Selanjutnya mengenai Demokrasi, Demokrasi, Ruang ruang kebebasan pendapat bagaimana kekuasaan bisa didistribusi dengan beberapa instrument.

Perlu diketahui, Usai pemaparan dasar tentang teori keadilan dan demokrasi diakhiri dengan sesi diskusi. (bay)