Dalam Kurun 6 Hari, 4 Pasien Covid-19 Kabupaten Nganjuk Meninggal Dunia

57

memoexpos.co – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Nganjuk kembali mengumumkan penambahan 7 kasus positif covid-19 dan 6 pasien dinyatakan sembuh sedangkan 4 pasien meninggal dunia di Kabupaten Nganjuk

Hal tersebut disampaikan langsung oleh dr. Hendriyanto selaku Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 kabupaten Nganjuk, Jumat (18/09/2020).

dr. Hendriyanto menjelaskan lebih rinci penambahan 7 orang terkonfirmasi positif adalah seorang wanita berusia 5 bulan dari Kecamatan Berbek, laki-laki berusia 70 tahun dari Kecamatan Gondang dan laki-laki berusia 40 tahun dari Kecamatan Loceret.

Lalu, laki-laki berusia 50 tahun dari Kecamatan Lengkong, wanita berusia 53 tahun dari Kecamatan Sukomoro, wanita berusia 52 tahun dari Kecamaran Loceret, wanita usia 59 tahun dari Kecamatan Nganjuk.

Selain itu, pasien yang dinyatakan sembuh adalah laki-laki berusia 82 tahun dari Kecamatan Kertosono, laki-laki berusia 55 tahun dari Kecamatan Nganjuk, wanita berusia 36 tahun dari Kecamatan Nganjuk, laki-laki berusia 57 tahun dari Kecamatan Bagor, laki-laki berusia 50 tahun dari Kecamaran Bagor dan wanita berusia 50 tahun dari Kecamatan Kertosono.

Sedangkan pasien yang dinyatakan meninggal adalah seorang laki-laki berusia 48 tahun dari Kecamatan Sukomoro yang meninggal tanggal 17 September 2020 di RSUD Nganjuk, laki-laki berusia 40 tahun dari Kecamatan Loceret yang meninggal tanggal 13 September 2020 di RSUD Nganjuk.

“Ada juga seorang laki-laki berusia 50 tahun dari Kecamatan Lengkong yang meninggal tanggal 16 September 2020 di RSUD Kertosono, dan wanita berusia 53 tahun dari Kecamatan Sukomoro yang meninggal pada tanggal 12 September 2020 di RS Bhayangkara Nganjuk,” tambahnya.

Laporan kumulatif kasus Covid-19 Kabupaten Nganjuk sampai tanggal 18 September 2020 adalah Suspek sebanyak 481 orang, probable 2 orang, kontak erat 4067 orang dan yang terkonfirmasi sebanyak 398 orang.

Selanjutnya, Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat berpesan agar masyarakat Nganjuk tetap tenang, waspada dan jangan panik. Tetap patuhi arahan pemerintah dan disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan, seperti jangan bepergian bila tidak perlu. “Dan wajib menggunakan masker bila keluar rumah, hindari kerumunan, hindari kontak fisik, termasuk berjabat tangan dan menjaga jarak,” pungkas Bupati Novi. (Irma/khoir)