Camat Perak Tolak Kedatangan Ketua BKNDI

545

Caption foto : Kasi PMD Kecamatan Perak (kiri) saat sampaikan pesan Camat kepada Ketua BKNDI (kanan)

memoexpos.co – Ketua Badan Komunikasi Nasional Desa Se-Indonesia (BKNDI) Jombang Muhamad Yusuf melakukan komunikasi dan koordinasi terkait penanganan wabah Covid-19 di pemerintah kecamatan Perak bersama Camat Perak. Rabu (15/4/2020)

Seperti halnya dengan pemerintah kecamatan lainya, Ketua BKNDI Jombang selalu melakukan upaya-upaya sinergitas bersama pemerintah, baik terkait program maupun masalah yang sedang terjadi di setiap kecamatan maupun desa.

“Kami datang bersilaturahmi juga bersinergi karena BKNDI ini adalah sebuah organisasi yang bermitra dengan pemerintah guna mewujudkan nawacita, dan Badan Komunikasi Nasional Desa hadir untuk menjembatani mewujudkan pemerataan pembangunan di Indonesia.” Singkat Yusuf

Kali ini Yusuf, selaku ketua BKNDI Jombang bergilir menuju kecamatan Perak guna membangun sinergitas tersebut, namun niat baik tersebut kurang diterima oleh Syamsul Arifin selaku camat Perak.

Camat Perak menolak kedatangan ketua BKNDI dengan alasan mengalami pusing kepala saat hendak ditemui. Hal itu disampaikan melalui stafnya yakni Hedy selaku Kasi PMD Kecamatan Perak.

Lebih lanjut Hedy menjelaskan kepada Yusuf bahwa Pak camat sedang pusing. “Beliau lagi pusing setelah mempersiapkan acara, suasananya sedang berubah-ubah.” Pengakuan Hedy

Memang pada saat bersamaan di Kantor kecamatan Perak juga akan ada kegiatan bersama para kepala desa, namun ketua BKNDI hendak menemui camat dengan waktu yang singkat sebelum acara dimulai dan tempat rapat masih terlihat sepi, Hedy tetap saja menyampaikan bahwa Camatnya belum bisa ditemui karena pusing.

Melihat penolakan tersebut, Yusuf segera melakukan konfirmasi atas sikap camat Perak dengan Sholahudin, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Jombang dan sampai berita ini diterbitkan, belum muncul jawaban dari Sholahudin karena masih mengikuti teleconference

Sementara itu Sekda Jombang Akhmad Jazuli ketika dihubungi melalui telepon seluler oleh Yusuf langsung direspon dan ia mengatakan masih menggelar video conference juga dalam rangka penanganan wabah virus Corona sehingga belum dapat memberikan tanggapan terkait sikap Camat Perak. (Bay)