
memoexpos.co – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jombang menggelar Jambore Kader Posyandu 2025 di Wisata Sendang Rejosari, Wonosalam, Selasa (2/12/2025). Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi sesama kader Posyandu sekaligus peningkatan kapasitas kader.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sholahuddin Hadi Sucipto mengatakan Jambore Kader Posyandu 2025 tersebut sebagai sarana untuk meningkatkan pelayanan posyandu bagi masyarakat.
“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kapasitas kader posyandu dalam transformasi posyandu 6 bidang SPM. Menguatkan peran kader dalam pelayanan kesehatan di masyarakat mempererat tali silaturahmi antar kader se Kabupaten Jombang,” jelas Sholahuddin.
Tidak hanya itu, pihaknya juga memberikan motivasi melalui berbagai lomba dan pelatihan kepada peserta jambore yang berasal dari 306 desa se-kabupaten Jombang.
Ketua Pembina Kader Posyandu Kabupaten Jombang Yuliati Nugrahani Warsubi menegaskan bahwa kedepan kader posyandu tidak hanya menangani layanan kesehatan saja, tapi telah bertransformasi menjadi 6 bidang SPM (Standar Pelayanan Minimal).
“Bukan hanya lagi menangani layanan kesehatan saja akan tetapi sudah diperluas menjadi 6 bidang, diantaranya bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketentraman ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, dan bidang sosial,” urainya.
Hal itu sesuai dengan keberadaan kader posyandu yang memiliki peran sangat strategis, dimana kader adalah ujung tombak yang berinteraksi langsung dengan masyarakat melalui sosialisasi.
“Pemerintah daerah berkomitmen untuk mendukung peningkatan kualitas posyandu baik melalui pembinaan, peningkatan kapasitas kader, penyediaan sarana prasarana maupun penguatan koordinasi lintas sektor,” lanjutnya.
Dikesempatan yang sama, Wakil Bupati Jombang Salamudin Yazid atau Gus Salman berpandangan bahwa kader posyandu dapat bekerjasama dengan tim penggerak PKK atau mampu mendeteksi dini terhadap masalah-masalah kesehatan dan sosial di tingkat keluarga.
“Keberadaan posyandu juga berperan meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan keluarga khususnya bagi ibu dan anak karena penguatan peran kader menjadi bagian pembangunan kesehatan di Kabupaten Jombang,” singkatnya.









