JOMBANG – Kepolisian Sektor (Polsek) Ngoro, Jombang, tengah memburu seorang pria yang diduga melakukan perbuatan tidak senonoh (pelecehan seksual) berupa aksi onani di hadapan seorang warga berinisial NAM (28) di Desa Sidowarek, Kecamatan Ngoro.
Peristiwa tabu ini dilaporkan terjadi pada Jumat (21/11/2025) pagi dan telah dilaporkan korban ke pihak kepolisian.
Kapolsek Ngoro, Ipda Susila, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari korban.
“Betul, kami sudah menerima laporannya. Petugas langsung kami terjunkan ke TKP (Tempat Kejadian Perkara) untuk penyelidikan lebih lanjut,” ujar Ipda Susila saat dikonfirmasi.
Menurut keterangan korban, insiden bermula sekitar pukul 08.00 WIB ketika NAM sedang berjalan pulang menuju rumahnya bersama anak-anaknya.
Di area perempatan dekat permukiman, seorang pria pengendara motor yang mencurigakan berhenti dan menatap korban dengan wajah genitnya.
“Dia sempat menyapa sambil mengedipkan mata. Saya tidak menanggapi karena tidak kenal,” tutur NAM kepada awak media.
Alih-alih pergi, pria tersebut justru membuntuti korban hingga sampai di halaman rumahnya.
Merasa sangat tidak nyaman dan ketakutan, NAM segera menyuruh anak-anaknya masuk ke dalam rumah.
Namun, teror berlanjut. Pelaku sempat muncul dari samping pagar rumah tetangga dan berulang kali mengintip ke arah korban. Meskipun telah diusir, pelaku kembali mendatangi rumah korban hingga tiga kali.
Pada kedatangan terakhir, pelaku melakukan tindakan tidak senonoh yang mengejutkan. Korban melihat pria tersebut melakukan aksi onani sambil menatap ke arahnya.
*Saya langsung berteriak dan merekam aksinya. Anak saya sampai menangis karena ketakutan melihat perbuatan itu,” kata NAM.
Setelah kejadian tersebut, korban secara mandiri menelusuri identitas pelaku dan mendapatkan informasi awal bahwa pria tersebut diduga berasal dari Dusun Wonorejo, Desa Sidowarek. Informasi ini telah disampaikan kepada polisi sebagai bahan penyelidikan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penelusuran intensif untuk memastikan identitas dan keberadaan terduga pelaku yang aksinya telah meresahkan warga Jombang tersebut.










