Dua Pemuda Terpilih Sebagai Guk Yuk Jombang 2025, Ini Tugas Mereka

Bupati Jombang Warsubi saat memberikan sambutan di malam Grand Final Guk Yuk Jombang tahun 2025. (Foto: memoexpos)

memoexpos.co – Salah satu rangkaian Jombang Fest 2025 dalam rangka menyambut Hari Jadi Kabupaten Jombang ke-115, Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Jombang gelar grand final Guk dan Yuk yang berlangsung meriah di GOR Merdeka Jombang

Bupati Jombang Warsubi menyampaikan bahwa ajang Guk dan Yuk mampu melahirkan duta-duta muda yang aktif, kreatif, proaktif, dan bersinergi untuk memajukan pariwisata Kabupaten Jombang, Kamis (23/10/25).

“Saya berharap kepada para guk dan yuk agar menjadi mitra yang aktif, kreatif, dan proaktif serta mampu bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Jombang dalam setiap program dan kegiatan promosi pariwisata,” pintanya.

Menurut Warsubi, pemilihan Guk dan Yuk Jombang tahun ini tidak hanya sekadar menjadi ajang adu kecantikan dan kepintaran. Lebih dari itu, ajang ini menjadi sebuah platform bagi generasi muda Jombang untuk mengembangkan potensi diri sebaik-baiknya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Jombang Bambang Nurwijanto menegaskan jika pemilihan guk dan yuk menjadi sebuah sarana pembentukan generasi muda Jombang yang berwawasan luas.

Tidak hanya menjadi ajang pencarian bakat dan ikon daerah, tetapi juga berperan penting dalam membentuk kepribadian generasi muda. Ajang ini menumbuhkan kepedulian terhadap potensi pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Jombang

Tujuan diadakannya pemilihan guk dan yuk Jombang 2025 guna meningkatkan kualitas SDM pariwisata, menumbuhkan generasi muda yang mampu menjadi duta dan representasi nilai budaya, serta potensi wisata di Kabupaten Jombang.

Dalam malam grand final ini, Saputra Elani dan Ayyuba Nur Alan terpilih sebagai Guk dan Yuk Kabupaten Jombang tahun 2025.

“Ajang bagi generasi muda guk dan yuk Jombang sebagai wadah aktualisasi dan pembelajaran bagi pemuda untuk menjadi agen perubahan di sektor pariwisata,” tutup Bambang. (kel)