JOMBANG – Seorang pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupupaten Jombang keluhkan suara bising yang ditimbulkan dari sound sistem kegiatan senam pegawai pemkab yang tak jauh dari lokasi.
Hal itu diungkapkan oleh Syarahuddin (46) seorang pasien RSUD yang sedang menjalani perawatan di Kamar Bima lantai 4 RSUD Jombang.
Saat sedang menjalani rawat inap, ia tiba-tiba kaget dengan adanya suara keras yang diduga ditimbulkan dari aktivitas senam prgawai pemkab yang jaraknya kurang dari 50 meter dengan lokasi pasien dirawat.
Bukan hanya Syarahuddin yang merasa terganggu akibat suara sound system senam itu. Keluhan serupa juga diungkapkan oleh lasien lain yang sedang menjalani rawat inap.
“Tolong itu pemerintah kabupaten suaranya luar biasa kerasnya,” kata Syarahuddin sembari mengirimkan video, Jumat (11/7/2025).
Kegiatan senam yang meresahkan lasien ini disebutnya berlangsung sekitar pukul 07.00 WIB.
Menurut Syarahuddin, lokasi senam berada di halaman belakang gedung Pemkab dan hanya berjarak beberapa meter dari gedung rawat inap RSUD Jombang.
“Boleh beraktivitas senam pagi, tapi ya perhatikan lingkungan sekitar,” bebernya.
Dalam rekaman video diterima berdurasi 20 detik, tampak sekumpulan orang laki-laki dan perempuan diduga pegawai Pemkab Jombang sedang mengikuti senam pagi di halaman belakang kantor pemkab.
Mereka asyik senam sembari teriak-teriak dipandu instruktur senam menghadap ke Timur. Mereka terlihat serempak mengikuti gerakan mengiringi suara sound system yang resahkan pasien RSUD itu.
Menurut keterangan beberapa keluarga pasien lainnya, suara musik yang terlalu keras menyebabkan pasien sulit beristirahat, bahkan ada yang mengaku dan tidak bisa tidur kembali setelah terbangun karena kebisingan suara itu.
Masyarakat meminta agar Pemkab Jombang lebih mendidik etika kepada para pegawainya. Para pasien juga meminta pemkab mengevaluasi penggunaan sound system dengan mempertimbangkan jarak lokasi yang berdekatan dengan rumah sakit, sehingga kegiatan olahraga pegawai tetap berjalan tanpa mengorbankan kenyamanan pasien.
Hingga berita ini diunggah, sejumlah pihak hang bertanggungjawab atas kegiatan senam tersebut belum berhasil dikonfirmasi.










