JOMBANG – Pihak perusahaan PT Pokphand akhirnya buka suara perihal petani jagung di Dusun Kedungsari, Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh yang menyebut penyebab gagal panen jagung disebabkan hama tikus yang bersumber dari perusahaan.
Wibowo Eko, selaku PJA Area PT. Pokphand Jombang tidak bisa memastikan, apakah hama tikus itu memang bersumber dari pabrik atau memang dari lingkungan sekitar.
“Terkait dengan tuntutan warga, tikus yang menyerang tanaman warga, infonya dari PT. Pokphand, tapi memang kita tidak tahu apakah itu memang dari Pokphand atau dari sekitar,” ucapnya saat dikonfirmasi, Senin (2/6/2025).
Kendati demikian, Wibowo mengklaim telah melakukan antisipasi hingga penanganan, seperti pencegahan banyaknya populasi tikus, pembasmian hama tikus yang disebutnya sudah dilakukan secara maksimal.
Namun demikian, menurut Wibowo pihaknya tidak mengatahui secara pasti alur keluar masuk tikus. Sehingga tidak bisa dipastikan tikus itu dari mana asalnya.
“Dari Pokphand juga sudah melakukan penanganan. Untuk pencegahan, pembasmian, kita lakukan semaksimal mungkin. Tetapi karena tikus itu kita mungkin tidak tau alur masuk dan keluar pabriknya, kita juga tidak tau. Tapi kami sudah melakukan penanganan secara maksimal,” terangnya.
Pihak perusahaan tetap akan mendengar aspirasi para petani. Artinya, terkait dengan tuntutan, pihaknya mengaku akan semaksimal mungkin untuk membahas hal ini lebih lanjut.
“Ada tiga tuntutan, pertama ada pagar yang miring kita akan realisasikan dalam bulan ini. Kemudian untuk penanganan tikus kedepannya, nanti kami akan maksimalkan 6 bulan sebelumnya,” jelasnya.
Perihal hama tikus yang disebut petani keluar dari pabrik dan malah menyerang tanaman jagung, pihaknya juga akan memastikan jika tikus tidak keluar dari area pabrik.
“Akan kami tangani agar tikus tidak keluar dari area peternakan. Lalu terkait dengan kompensasinya, kita masih cek lokasi siapa petani yang terdampak. Dari pihak perusahaan dan pihak desa dan petani akan kita musyawarahkan lagi,” pungkasnya.
Sebelumnya, puluhan petani di Dusun Kedungsari, Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh meluruk kantor desa setempat untuk meminta ganti rugi atas gagal panen jagung yang dinilai disebabkan oleh hama tikus dari PT Pokphand.
Puluhan petani meminta agar pemerintah desa memediasi mereka dengan pihak perusahaan. (*)










