SMK Negeri 1 Jombang Resmi Miliki Kepala Sekolah Definitif

Kepala SMK Negeri 1 Jombang Abdul Muntolib saat menjawab pertanyaan jurnalis. (Foto: memoexpos)

memoexpos.co – Setelah dijabat pelaksana tugas, kini posisi Kepala SMK Negeri 1 Jombang diisi pejabat definitif. Posisi itu diisi Abdul Muntolib yang resmi ditetapkan menjadi kepala sekolah sesuai SK Gubernur Jawa Timur..

Penetapan Abdul Muthalib menjadi Kepala SMK Negeri 1 Jombang sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Timur. SK tersebut dibacakan oleh Kasubag TU Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Jombang Ulil Mu’amar pada Jum’at (23/5/2025).

Plt Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Jombang Evi Dwi Widajanti menyerahkan langsung SK Penetapan oleh Gubernur Jawa Timur kepada Abdul Muntolib.

Dalam sambutannya, Evi meminta kepada seluruh guru, pegawai atau karyawan untuk mendukung berbagai program kepala sekolah yang baru. Hal itu demi terwujudnya sekolahan yang lebih baik dan berprestasi.

“Maka dari itu saya berharap, program-program yang dari kepala sekolah bisa didukung dengan baik.Harapan kami ke depan raihlah prestasi yang terbaik dan di tahun 2025 disini menjadi juara LKS nasional,” singkatnya.

Sementara itu Kepala SMK Negeri 1 Jombang Abdul Muntolib berkomitmen meneruskan apa yang sudah dilakukan. Pihaknya juga ingin terus berinovasi untuk menjawab tantangan di dunia kerja.

“Yang jelas adalah kami melanjutkan yang lama, dan kita harus berinovasi. Saat ini pendidikan semakin lama semakin berkembang, semakin maju kita harus mengikuti diantaranya adalah kebutuhan industri, karena kita SMK jadi kita harus memahami, maka dari itu kita support untuk siap kerja dan siap mahami dunia kerja di luar,” jelasnya.

Tidak hanya itu, untuk pengembangan potensi dan bakat siswa, Muntolib juga akan fokus dengan berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang ada di SMK Negeri 1 Jombang.

“Ini yang amat sangat saya kerjakan lebih awal, disamping masalah potensi bakat minat anak-anak yang harus digenjot juga ini karena kita SMK Negeri 1 Jombang bisa dikatakan sekolah yang besar sehingga kami juga harus mengimbangi,” tuturnya.