
memoexpos.co – Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK PGRI 1 Jombang pada semester 1 tahun 2024 sukses tempatkan 384 tenaga kerja bagi alumni yang telah lulus. Ratusan tenaga kerja itu diterima diberbagai perusahaan baik di Jombang maupun luar daerah.
Atas keberhasilannya tersebut BKK SMK PGRI 1 Jombang mendapatkan apresiasi berupa penghargaan dari Pj Bupati Jombang Sugiat saat pembukaan Job Fair di Universitas Darul Ulum Jombang, pada Rabu (26/6/2024) kemarin.
Kepala SMK PGRI 1 Jombang Sudarti menjelaskan pihaknya selama ini aktif menjalin komunikasi dengan berbagai perusahaan lokal maupun luar lokal. Tidak hanya itu, kompetensi siswa juga telah disiapkan sejak kelas 10 di 5 kelas industri yang telah bekerjasama dengan perusahaan.
Untuk diketahui, SMK PGRI 1 Jombang sendiri meliliki 5 jurusan diantaranya, Akuntansi dengan kelas industri Accurate Class, jurusan Bisnis Digital dengan kelas industri Alfamart Class, Teknik Komputer dan Jaringan dengan kelas industri Axioo Class Program, Desain Komunikasi Visual dengan kelas industri Gamelab dan juruan Managemen Perkantoran yang memiliki kelas industri Event Organizer.
“Dengan adanya kelas industri yang telah bersinergi dengan perusahaan, kita bisa menyelenggarakan pendidikan kejuruan yang berorientasi pada kebutuhan industri yang ada,” ujar Sudarti didampingi Ketua BKK SMK PGRI 1 Jombang Eny Fitria saat ditemui pada Kamis (27/6/2024).
Sudarti mengaku BKK SMK PGRI 1 Jombang telah menempatkan alumni diberbagai perusahaan, diantaranya Alfamart, PT Sritex Sukoharjo, PT BMI Lamongan, PT KMI Semarang dan beberapa perusahaan lokal di Kabupaten Jombang.
“Sebelumnya kami juga mendapatkan penghargaan penyumbang SDM terbesar pada tahun lalu dari PT BMI Lamongan,” lanjutnya.
Ia menambahkan bahwa pihaknya selalu aktif menjemput bola hingga mendatangakan perusahaan untuk sosialisasi, bahkan untuk tahun ini SMK PGRI 1 Jombang mengirim 6 anak magang di Jepang.
“Selama ini BKK kita sharing nya tidak hanya di dalam kota saja, tapi juga sharing di luar kota, jadi harus selalu ada program kerjasama, BKK tidak hanya diam menunggu,” jelasnya.
Salah satu upaya untuk mempercepat mendapatkan pekerjaan adalah dengan mengirim peserta magang dibeberapa perusahaan, sehingga setelah dinyatakan lulus langsung siap bekerja.
“Kelas 3 semester ganjil ini sudah saya kirim magang pada bulan Juni ke PT Sritex sebanyak 83 anak, ketika sudah selesai dan lulus itu langsung kerja tanpa seleksi, tanpa training. Meskipun mengikuti magang, siswa tersebut tetap mengikuti pelajaran secara daring,” tuturnya.
Tidak hanya itu, pada jurusan Bisnis Digital, siswa SMK PGRI 1 Jombang bisa mengikuti proses rekrutmen sejak kelas 10 sesuai dengan kriteria yang ditentukan oleh Alfamart, setelah dinyatakan lolos siswa akan masuk kelas industri Alfamart. “Ini berkat kerjasama kita dengan Alfamart sejak tahun 2018,” tambahnya.
Sudarti berharap SMK PGRI 1 Jombang melalui BKK bisa membantu menyalurkan tenaga kerja lebih banyak lagi sehingga dapat mengurangi pengangguran, khususnya bagi alumni.
“Harapannya prestasi ini tidak hanya dipertahankan tetapi harus ditingkatkan kalau bisa anak yang dinyatakan lulus dan tidak melanjutkan kuliah harus terserap 100 persen di perusahaan, jadi jangan sampai lulusan PGRI 1 Jombang mencetak pengangguran,” tutupnya.









