Sukses Kembangkan Ekowisata Permata Hati Wonosalam, Pemkab Jombang Raih Top 45 Inovasi Pelayanan Terpuji 2023

Pj Bupati Jombang Sugiat (kanan) bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang Miftahul Ulum usai menerima penghargaan dari KemenPAN-RB.

memoexpos.co – Upaya Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Lingkungan Hidup mengembangkan Ekowisata Wonosalam Permata Hati (Perlindungan Mata Air dan Hutan Berbasis Partisipasi), berhasil mendapatkan penghargaan bergengsi tingkat nasional.

Keberhasilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang tersebut diapresiasi dan mendapat penghargaan sebagai Top 45 Inovasi Payanan Terpuji Tahun 2023, oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Penghargaan diserahkan langsung oleh MenPAN-RB Abdullah Azwar Anaz kepada Pj Bupati Jombang Sugiat didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Miftahul Ulum pada acara Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) tahun 2023 di Jakarta, Selasa (21/11/2023).

Sebagai informasi, Inovasi ini merupakan upaya pelestarian dan penyelamatan sumber mata air dan hutan di wilayah Wonosalam yang mengalami kerusakan lahan akibat illegal logging pada tahun 1990.

Melihat kondisi tersbut, muncul inisiatif yang dimulai Kelompok Tani Hutan (KTH) Kepuh, yang kemudian berkembang menjadi sebuah kawasan Eduwisata yang melayani tidak hanya pelajar dan mahasiswa dalam negeri, tetapi juga luar negeri. Hal ini ditandai dengan pembukaan kegiatan Pengabdian Masyarakat Internasional kolaborasi Pemkab Jombang dengan Perguruan Tinggi UNAIR Surabaya, UTHM dan MSU Malaysia.

Menurut Pj Bupati Jombang Sugiat, Ekowisata Wonosalam Permata Hati ini berhasil melewati beberapa tahap. Tidak hanya itu, sebelum lolos ke Top 45 Inovasi Pelayanan Publik Terpuji, Ekowisata Wonosalam Permata Hati lolos penilaian di Top 99.

“Ini adalah sebuah inovasi ekowisata yang dikembangkan sejak tahun 2014 hingga saat ini. Top 45 Inovasi Pelayanan Publik Terpuji Ekowisata Wonosalam Permata Hati ini telah melewati tahap administrasi, setelah lolos penilaian Top 99, selanjutnya verifikasi lapangan dan lolos ke Top 45,” ujar Sugiat.

Sugiat kemudian mengucapkan selamat dan terimakasihnya atas kinerja Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang, Pemdes setempat dengan kelompok tani hutan yang berlokasi di Dusun Mendiro, Desa Panglungan, Kecamatan Wonosalam.

“Alhamdulillah, atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Jombang, saya ucapkan selamat dan terima kasih atas kinerja Pemerintah Kabupaten Jombang, dalam hal ini Kepala OPD terkait. Mari jaga dan kita lestarikan lingkungan hidup demi anak cucu kita,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang Miftahul Ulum membeberkan jika pada tahun 2022, Ekowisata Wonosalam Permata Hati juga mendapatkan penghargaan terbaik I Tingkat Nasional Lomba Wana Lestari Kategori Kelompok Tani Hutan (KTH) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Tidak hanya itu, Inovasi ini juga pernah masuk Top 99 SINOVIK 2020.

“Penyelenggaraan KIPP Tahun 2023 ini sangat spesial karena bertepatan dengan momentum 10 tahun gerakan One Agency One Innovation dan spesialnya bagi pemerintah dan masyarakat Kabupaten Jombang ini untuk yang pertama kalinya kita memperoleh penghargaan Top Inovasi Terpuji sejak diselenggarakannya penghargaan ini pada tahun 2014 lalu,” tuturnya.

Ia juga mengatakan bahwa penerima penghargaan Top Inovasi Pelayanan Publik Terpuji Tahun 2023 tidak hanya berasal dari Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah, tetapi juga dari BUMN dan BUMD.

“Dalam pengembangannya, Ekowisata Wonosalam Permata Hati memberdayakan KTH Kepuh untuk menciptakan produk wisata yang mengedepankan nilai-nilai lokal Wonosalam, seperti Keripik Talas Bening, Kopi Excelsa, Madu, Kemiri dan Teh dari Daun Bassil. Selain itu, pengembangan juga dilakukan untuk meminimalisir sampah dengan melakukan aksi zero waste adventure melalui kegiatan dan sosialisasi terkait pengelolaan sampah di daerah ekowisata,” terangnya.