Forki Jombang Gelar Kejurnas di Gor Merdeka, Ini Tujuannya

FORKI menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Jombang Open di GOR Merdeka Jombang. (memoexpos.co)

memoexpos.co – FORKI menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Jombang Open di GOR Merdeka Jombang. Pembukaan dilakukan Sabtu(21/10/2023).

Kejuaraan ini digelar selama dua hari, yakni tanggal 21 – 22 Oktober 2023.

Event yang rutin tiap tahun digelar setiap bulan Oktober ini menjadi kado spesial untuk hari jadi Pemerintah Kabupaten  Jombang yang ke-113.

”Event ini kami adakan rutin setiap tahun berturut-turut selama 21 tahun untuk Piala Bupati Jombang,” kata Ketua Forki Jombang, Widjono Soeparno.

Dari event ini, banyak atlet berbakat asal Jombang maupun atlet nasional yang memulai karir olahraganya di kejuaraan Karate Jombang Open.

Widjono menyebut, diantara atlet yang berprestasi adalah Hirga Yoga Ludiana, Besty Permatasari, yang pernah menjuarai O2SN, PON, dan sejumlah kejuaraan tingkat internasional. Ia berangkat dari usia dini yang aktif ikut kejuaraan, termasuk di Jombang Open.

”Sasaran kejuaraan ini memang untuk usia dini, kalau hari ini kita pertandingkan usia dini atau remaja, itu untuk persiapan atlet nasional yang akan datang,” ujarnya.

Menurutnya, Jombang open juga dilakukan untuk memasyarakatkan olahraga karate, utamanya di sekolah-sekolah. Diikuti banyak siswa SD dan TK, untuk menanamkan sumpah karate, jiwa karate sejak dini.

”Tidak ada prestasi yang datang tiba-tiba, tapi melalui latihan keras, mengikuti petandingan-pertandingan,” ungkapnya.

”Kita ajarkan kesederhanaan untuk atlet, tidak ada atlet karate yang menginap di hotel-hotel mewah, mereka tinggal di rumah-rumah warga. Guyub rukun satu sama lain,” pungkasnya.

Kejuaraan Karate Jombang Open tahun 2023 dibuka M Saleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Kesejahteraan Rakyat, Hukum dan Politik Pemkab Jombang mewakili Pj Bupati Jombang Sugiat.

Saleh memberikan apresiasi tinggi, untuk Forki, pelatih dan seluruh atlet yang ikut dalam event Jombang Open.

”Saya berharap, kegiaran ini secara masif dan dinamis terus berlangsung dan berkembang lebih baik,” kata Saleh.

Menurutnya, Jombang open adalah salah satu tolok ukur keberhasilan pembinaan atlet karate. Jombang Open juga menjadi batu loncatan bagi atlet untuk meraih prestasi di kejuaraan-kejuaraan yang jenjangnya lebih tinggi lagi.

”Kejuaraan ini jadi salah satu parameter keberhasilan pembinaan, jadi wahana untuk silaturrahmi antar pengurus, antar atlet seluruh kontingen,” pungkasnya.