Pasca Ruang Kelas Kebakaran, Siswa SLB di Jombang Tidak Bisa Belajar Disekolah

Petugas memasang garis polisi pasca peristiwa kebakaran di SLBN Balongsari. (memoexpos.co)

memoexpos.co – Tiga ruang kelas siswa Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang terbakar hebat, Minggu (15/10/2023) kemarin.

Akibatnya para siswa tidak bisa belajar disekolah lantaran bangku, kursi, atap dan isi ruang kelas hangus.

Bangunan terbakar berada di bagian timur deretan ruang kelas. Pantauan dilokasi, nempak pintu masuk SLB sudah dipasang garis polisi.

Harti, Guru kelas 3 SLBN Balongsari menyebut, usai terbakar kondisi euang kelas beserta isinya hancur. Banyak material pecahan kaca dan genting berserakan akibat amukan si jago merah.

“Kondisi ruangan setelah terbakar hancur,” kata Harti kepada wartawan, Senin (16/10/2023).

Harti mengatakan, jika kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa disekolah sementara diliburkan.

“Anak-anak disuruh belajar dirumah dulu. Kondisi lokasi sekolah kurang aman untuk siswa karena masih banyak material bekas terbakar,” ujarnya.

“Kuatirnya nanti anak-anak juga masuk, mereka anak berkebutuhan khusus, nanti ada anak susah dikendalikan biasanya langsung menyerobot ke dalam,” sambungnya.

Pemberhentian proses belajar disekolah merujuk dari surat Kepala Sekolah. Anak-anak diminta untuk belajar dirumah sampai beberapa hari kedepan.

“Itu mungkin sampai minggu depan baru masuk,” ujarnya.

Siswa SLBN Balingsari tercatat sekitar 64 siswa. Sementara ruang terbakar sebanyak tiga kelas, yakni ruang kelas 7, 8 dan kelas 5.

“Kelas 7 dan 8 untuk tuna grahita ringan dan sedang. Untuk kelas 5 jenjang SDLB nya untuk anak tuna grahita,” pungkasnya.