Tingkatkan Kepedulian Lingkungan, Mahasiswa KKN-T Unesa Inisiasi Program Pendampingan Sosial Desa di Nganjuk

Oleh: Ghesya Selsa Bella & Nur Annisa Suwantono

BALONGREJO– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Tahun 2025 sukses menyelenggarakan rangkaian program pendampingan sosial di Desa Balongrejo.

Kegiatan yang melibatkan pelajar sekolah dasar dan pemuda Karang Taruna ini bertujuan untuk memperkuat budaya gotong royong serta menumbuhkan kesadaran ekologis sejak dini.

Rangkaian kegiatan dimulai pada 24–25 Oktober 2025 di SDN Balongrejo. Dalam agenda tersebut, mahasiswa KKN-T mengajak para siswa untuk melakukan aksi gotong royong membersihkan area halaman sekolah.

Fokus utama kegiatan ini adalah memberikan pemahaman faktual mengenai pentingnya menjaga sanitasi lingkungan sebagai tanggung jawab kolektif.

Antusiasme siswa memuncak pada hari kedua melalui pembuatan taman kreatif mini. Dengan memanfaatkan bahan-bahan sederhana, para siswa diajak berkreasi membuat ornamen taman berbentuk fauna dan flora.

“Taman ini bukan sekadar penghias halaman, melainkan media pembelajaran kreatif agar siswa lebih mencintai lingkungan sekolah mereka,” ujar salah satu perwakilan mahasiswa KKN-T Unesa.

Program berlanjut pada 9 November 2025 dengan menyasar pemuda Karang Taruna Desa Balongrejo. Kolaborasi ini diwujudkan melalui aksi pembersihan lahan di area strategis depan kantor desa, yang dilanjutkan dengan penanaman beragam bibit sayuran, di antaranya: Sawi, Terong, Tomat, Cabai Besar, Cabai Rawit dan Berbagai jenis tanaman pangan hortikultura lainnya.

Pemilihan lokasi di depan kantor desa dimaksudkan agar akses pengawasan dan perawatan oleh perangkat desa serta pemuda lebih optimal.

Selain memperindah estetika kawasan, kebun sayur ini diproyeksikan sebagai percontohan (pilot project) budidaya pangan mandiri yang dapat direplikasi oleh warga di pekarangan rumah masing-masing.

Melalui sinergi ini, mahasiswa KKN-T Unesa berharap nilai-nilai gotong royong tidak berhenti saat masa KKN berakhir. Integrasi antara kreativitas mahasiswa dan partisipasi aktif masyarakat diharapkan mampu menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan Desa Balongrejo yang lebih aktif, asri, dan mandiri secara pangan.

Hasil panen dari kebun sayur tersebut nantinya direncanakan untuk mendukung kegiatan sosial desa serta menjadi sumber pangan tambahan bagi masyarakat setempat.