MOJOKERTO, memoexpos.co – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mengadakan seminar bertema Digital Marketing dan Manajemen Bisnis UMKM bagi warga Desa Tamiajeng, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, pada Sabtu (11/10/2025).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usaha mereka.
Terselenggaranya seminar ini digagas oleh dua mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, yaitu Imhel Ta’dung, mahasiswa S1 Manajemen, dan Nadine Mutiara Hartono, mahasiswa S1 Akuntansi.
Nadine menjelaskan, tema Digital Marketing dan Manajemen Bisnis UMKM dipilih karena banyak pelaku UMKM di Desa Tamiajeng yang belum sepenuhnya memahami pentingnya pemasaran digital.
“Melalui seminar ini, kami ingin membantu masyarakat agar lebih melek digital, tahu cara menghitung harga pokok penjualan, mengelola usaha dengan baik, serta memasarkan produk secara online,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa tantangan terbesar dalam kegiatan ini adalah menyampaikan materi dengan bahasa yang mudah dipahami oleh peserta.
“Kami berusaha menyesuaikan penyampaian materi dengan kondisi warga, menggunakan contoh-contoh sederhana seperti produk lokal keripik singkong dan jamu tradisional agar lebih mudah dipahami,” jelasnya.
Seminar yang berlangsung interaktif ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Banyak peserta yang merasa terbantu dengan penjelasan mengenai strategi pemasaran digital.
“Sebelumnya saya pikir jualan online itu rumit, tapi setelah dijelaskan ternyata mudah dan bisa dilakukan dengan langkah-langkah sederhana,” tutur salah satu peserta dengan antusias.
Selain memberikan wawasan baru, kegiatan ini juga menjadi pengalaman berharga bagi para mahasiswa KKNT. Mereka belajar pentingnya adaptasi terhadap karakteristik audiens dan bagaimana cara menyampaikan materi dengan sabar dan komunikatif.
“Dari kegiatan ini, kami belajar langsung tantangan nyata pelaku UMKM di desa, seperti keterbatasan akses digital dan literasi teknologi,” tambah Imhel.
Ke depan, para mahasiswa berharap kegiatan serupa dapat berlanjut dengan menambahkan sesi praktik langsung, seperti pembuatan akun bisnis dan latihan membuat konten promosi.
“Dengan pelatihan lanjutan dan kerja sama berkelanjutan antara mahasiswa, perangkat desa, dan pelaku UMKM, kami yakin pemasaran berbasis digital di Tamiajeng bisa terus berkembang,” pungkas Nadine.
Penulis: Nadine Mutiara Hartono, Imhel Ta’dung.










