JOMBANG – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Jombang menyelenggarakan serangkaian kegiatan bakti sosial dan keagamaan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Partai Golkar.
Rangkaian acara yang dimulai sejak pertengahan Oktober 2025 ini dirancang untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Salah satu kegiatan utama yang dilaksanakan adalah Pasar Sembako Murah, yang digelar serentak di seluruh daerah pemilihan (Dapil) di Kabupaten Jombang pada tanggal 19 dan 31 Oktober 2025. Total sebanyak 1.000 paket sembako disalurkan melalui kegiatan ini.
Anggota DPRD Kabupaten Jombang dari Fraksi Partai Golkar, Andik Purnawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki nilai simbolis yang bermakna.
“Masyarakat dapat memperoleh paket sembako senilai Rp100 ribu dengan harga tebusan Rp61 ribu. Angka 61 ini merupakan simbol, disesuaikan dengan usia Partai Golkar yang ke-61. Selain itu, ada 150 paket sembako yang dibagikan secara gratis kepada warga,” ujar Andik Purnawan kepada wartawan, Jumat (31/10/2025).
Selain pasar murah, peringatan HUT tahun ini juga diwarnai dengan kegiatan bernuansa religi, khususnya di Dapil 6 yang meliputi Kecamatan Megaluh, Tembelang, dan Kesamben.
“Pada tanggal 20 Oktober 2025 lalu, dilaksanakan rangkaian kegiatan keagamaan berupa Qotmil Qur’an, ziarah, dan tabur bunga ke makam pahlawan,” tambah politisi yang akrab disapa Andik JB itu.
Pada hari yang sama, DPD Golkar Jombang juga melaksanakan Peluncuran Rumah Aspirasi, pemberian santunan kepada anak yatim, serta tasyakuran dengan tradisi tumpengan.
“Semua aktivitas ini merupakan rangkaian untuk menyemarakkan HUT Partai,” imbuhnya.
Rangkaian kegiatan HUT ke-61 Partai Golkar akan ditutup dengan acara selawat dan doa serentak secara nasional yang direncanakan berlangsung pada Desember 2025 mendatang.
“Tanggal pastinya masih menunggu arahan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar,” ungkapnya.
Melalui berbagai kegiatan ini, Partai Golkar Jombang berkomitmen untuk terus hadir dan berkontribusi aktif dalam meringankan beban masyarakat serta memelihara nilai-nilai kebersamaan dan spiritual. (Redaksi)










