memoexpos.co – Dalam rangka mendorong kemandirian dan meningkatkan kompetensi, 20 warga binaan Lapas Kelas llB Jombang mengikuti sertifikasi pembuatan kue dan roti.
Sebelum dilakukan sertifikasi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), puluhan warga binaan tersebut dilatih selama beberapa hari oleh UPT Balai Latihan Kerja Kabupaten Jombang.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas llB Jombang M Ulin Nuha menegaskan, meskipun peserta saat ini sedang menjalani masa hukuman, ia ingin kemampuan warga binaan bisa diakui secara sah dibuktikan dengan sertifikat kompetensi.
“Alhamdulillah, dari 20 warga binaan kita dinyatakan lulus. Baik lulus berdasarkan sertifikasi BNSP, jadi 20 warga binaan kita mendapatkan 2 sertifikat yaitu sertifikat kelulusan dari BLK dan sertifikat dari BNSP,” jelasnya saat ditemui, Rabu (3/9/2025).
Untuk bisa mengikuti proses pelatihan dan sertifikasi, Lapas Kelas llB Jombang memilih mereka yang telah melaksanakan setengah masa tahanan.
Sebelum ditetapkan kompeten, seluruh peserta menjalani serangkaian penilaian praktik oleh tim asesor LSP, mulai dari persiapan adonan, proses pembuatan hingga penyajian.
Tidak berhenti disitu, Ulin mengaku Lapas Jombang kedepan ingin mengembangkan kegiatan tersebut dengan menggandeng pihak ketiga guna untuk mempromosikan hasil karya warga binaan agar lebih banyak dikenal oleh masyarakat luas.
“Kita akan mencoba menggandeng dari Malang yang kemarin kita coba hubungi dan Alhamdulillahnya sudah siap untuk mempromosikan hasil karya warga binaan kita, nanti akan kita padukan dari hasil olahan warga binaan kita yang akhirnya oleh pihak ketiga kita yang manakala lebih mengerti tentang ekspansi pasar,” urainya.
Tidak hanya itu, dalam mewujudkan kemandiran warga binaan, Lapas Kelas IIB Jombang juga mengikuti pameran hasil karya warga binaan pada Pameran IPA Fest di Pantai Indah Kapuk (PIK) Jakarta Utara dengan mengirimkan masing-masing 5 hasil harya.
“Jadi pada saat kemarin tanggal 8 sampai 10 Agustus 2025 itu ada pelaksanaan IPA Fest yaitu Pameran Hasil Karya Warga Binaan di Jakarta di Pantai Indah Kapuk. Untuk hasil karya, kemarin kami kirim masing-masing item 5, jadi kaligrafi model ini 5, roti nastar 5, kastangel 5,” pungkasnya. (kel)










