Wakil Bupati Mojokerto Arpresiasi Antusias Warga atas Gerakan Sadar Adminduk di Trowulan

Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Rizal Octavian (tiga dari kanan) saat berada di Kantor Kecamatan Trowulan. (Ist)

MOJOKERTO – Wakil Bupati (Wabup) Mojokerto M. Rizal Octavian mengapresiasi atas Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA) yang diinisiasi oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Mojokerto. Kegiatan pengurusan catatan dan dokumen sipil secara massal tersebut disambut antusias oleh para warga Kecamatan Trowulan, terutama kaum remaja yang akan atau sudah berusia 17 tahun.

Tidak hanya memuji antusiasme warga, Wabup Rizal turut mengimbau masyarakat agar memanfaatkan secara maksimal adanya kegiatan GISA ini. Sebab, masih berlangsungnya musim libur panjang sekolah, Wabup Rizal berharap agar kesempatan ini bisa dimaksimalkan oleh para warga untuk melengkapi dokumen pencatatan sipilnya masing-masing.

“Mumpung musim liburan, yang belum punya KTP, usia-usia 17 harus dimaksimalkan program ini,” ucapnya pada kegiatan yang bertempat di Pendopo Kantor Kecamatan Trowulan itu.

Ia juga meminta kepada masyarakat yang hadir agar menyebar luaskan informasi terkait adanya GISA di Kantor Kecamatan Trowulan. Pada program Gisa sendiri, pelayanan yang disediakan tidak hanya pengurusan KTP baru, penggantian KTP yang rusak, pengurusan Kartu Keluarga (KK), hingga akte kelahiran dan kematian, juga bisa dilayani pada program itu.

“Tolong tetangga atau teman-temannya diberi tahu, yang mau buat KTP ataupun yang KTP-nya hilang (rusak), untuk KK juga,” imbuhnya.

Sementara, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Mojokerto, Amat Susilo mengungkapkan bahwa untuk kepengurusan dokumen dan catatan sipil, termasuk pengurusan KTP, ada lebih dari 1500 orang yang nantinya akan dilayani oleh Panitia Khusus (Pansus) GISA. Amat juga membeberkan, bahwa Program GISA di Kantor Kecamatan Trowulan akan digelar setidaknya hingga hari Sabtu (12/07/2025), bahkan bisa bertambah hingga Minggu (13/07/2025) bila masih ada warga yang ingin mengurus dokumen kependudukannya.

“Hari ini kita melakukan perekaman KTP, perkiraan data yang ada di Capil itu sekitar 1500, hampir 1600, kami berikan waktu sampai hari Sabtu, kalau kurang kami tambah lagi sampai hari Minggu,” jelas Amat.

Amat juga memberikan informasi, khususnya bagi para pengurus KTP, bahwa KTP yang sudah terekam dengan data diri, akan dikirimkan langsung ke rumah masing-masing oleh kurir Kantor Pos. Dan untuk para pengurus KTP yang usianya belum genap 17 tahun saat perekaman, maka KTP akan dikirimkan setelah usia pengurus genap 17 tahun. Jadi untuk mendapatkan KTP tidak perlu lagi ke Kantor Kecamatan.

“Kalau KTP usia 17 tahun baru bisa dicetak, nanti KTP tidak usah diambil disini (Kantor Kecamatan), tunggu di rumah nanti dikirim oleh Kantor Pos, ada kurir yang mengirim,” tandasnya.