JOMBANG – Warung makan khas sambelan di Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang ini mempunyai karakteristik yang menarik.
Bagaimana tidak, selain warung yang berlokasi di tengah hamparan sawah, menu sambelan yang lengkap dengan ciri khas sambal hijaunya membuat lidah tertantang dengan rasa khasnya.
Warung ini bernama ‘Lesehan Bu Denok’, sudah menjadi ikon kuliner yang tak hanya menawarkan sajian lezat, tetapi juga menyajikan suasana makan yang nyaman dan harga terjangkau.
Warung ikonik itu didirikan pada 2018, Warung Lesehan Bu Denok telah menarik perhatian masyarakat Megaluh dan sekitarnya.
Beberapa menu andalan yang menjadi primadona adalah ikan bakar, ayam bakar, dan bebek bakarnya tentunya lengkap dengan sambal hijau yang pedas dan gurih.
“Kami identik dengan rasa pedas dan gurih, yang memang sangat cocok dengan selera warga Megaluh,” ungkap Khomsin (47), pemilik warung saat diwawancarai Senin (23/3/2025).
Selain menu ikan, Bebek dan ayam bakar, yang tak kalah populer adalah udang crispy, cumi crispy dan udang goreng. Semua hidangan disajikan dengan sambal khas yang dibuat dengan cita rasa yang lebih kuat, berbeda dari sambal pada umumnya yang cenderung manis.
“Sambalnya kami buat lebih pedas dan gurih untuk menyesuaikan selera masyarakat di sini,” tambah Khomsin.
Harga yang ditawarkan sangat bersahabat dengan kantong. Kisaran harga menu mulai dari Rp 15.000 hingga Rp 21.000, membuat warung ini bisa dijangkau oleh berbagai kalangan. Terlebih lagi, saat bulan puasa, omzet Warung Lesehan Bu Denok meningkat hingga 30% hingga 50% dibandingkan hari biasa.
“Puasa tahun ini Alhamdulillah cukup ramai, banyak yang datang untuk buka puasa bersama,” ujarnya.
Warung Lesehan Bu Denok juga menawarkan keunikan dengan penggunaan ayam Jawa merah untuk menu ayam bakarnya.
“Kami tidak pakai ayam potong biasa, melainkan ayam Jawa merah, yang memiliki cita rasa lebih khas,” tambahnya.
Dalam waktu dekat, Khomsin berencana untuk menambah variasi menu, namun ia mengaku masih menimbang-nimbang situasi dan kondisi terlebih dulu.
“Setiap hari, warung ini buka dari jam 8 pagi hingga 8 malam, dengan layanan antar nasi kotak yang bisa dipesan selama 24 jam. Untuk pesanan nasi kotak yang masuk di jam 8 pagi hingga 5 sore kami bersedia untuk mengantar, akan tetapi di luar jam tersebut kami mempersilakan untuk mengambilnya sendiri di warung,” terangnya.
Bagi warga yang berada di Wilayah Jombang Kota dan sekitarnya tidak usah khawatir kejauhan. Karena Warung Lesahan Bu Denok kini sudah ada cabang terbarunya, tepatnya di Jalan R.E. Martadinata, yang baru saja di-launching pada 28 Desember 2024 lalu.
Tidak hanya warga biasa, warung ini juga sering dikunjungi oleh pejabat dan tokoh masyarakat. Seperti yang terlihat baru-baru ini, mantan Wakil Bupati Jombang, Wijono, bersama tokoh-tokoh Fatayat, juga menyempatkan diri untuk mampir. Bahkan, banyak kantor kelurahan se-Kecamatan Megaluh yang menjadi langganan di warung ini.
Para pelanggan pun tak ragu memberikan pujian pada cita rasa dan suasana di Warung Lesehan Bu Denok. Tia, salah satu pelanggan setia, mengaku senang dan puas bisa Buka Bersama (Bukber) di Warung Lesehan Bu Denok.
“Saya memilih bukber di sini karena tempatnya nyaman, luas, dan rasanya mantap. Favorit saya gurami bakar, rasanya pedas, manis, dan sambalnya segar, karena ada jeruknya.” beberya.
Hal senada juga disampaikan oleh Iva yang menyukai gurami bakar yang diolah dengan bumbu dengan cita rasa khas.
“Saya sering datang ke sini karena rasanya selalu memuaskan. Ayam bakarnya itu enak banget, pedasnya pas, dan sambalnya segar dengan rasa yang bikin ketagihan. Tempatnya juga nyaman, cocok untuk nongkrong atau makan bareng keluarga maupun kerabat,” tutup Iva.