Pemilik Sekolah Bola di Mojokerto Dituding Otaki Produksi Upal, Direktur Utama Beberkan Fakta

Direktur Utama SSB Gen B, Muhammad Taufiq. (Istimewa)

MOJOKERTO – Adanya tudingan yang menyebut pemilik Sekolah Sepak Bola (SSB) Gen B di Kota Mojokerto sebagai otak produksi uang palsu yang berhasil diungkap polisi, dibantah oleh Direktur Utama SSB Gen B Kota Mojokerto, Muhammad Taufiq.

Beredar kabar bahwa otak pelaku produksi uang palsu di Mojokerto adalah seorang pria berinisial WA alias Tama (49) yang disebut sebagai pemilik SSB Gen B. Ditegaskan Taufiq, tudingan itu tidak benar.

Taufiq menegaskan, fakta sebenarnya pria berinisial WA alias Tama bukanlah pemilik SSB Gen B yang ada di Kota Mojokerto.

“Itu tidak benar, karena direktur utama SSB Gen B adalah saya, yang disebut di pemberitaan itu adalah pemilik adalah tidak benar,” kata Taufiq, Senin (17/3/2025).

Bahkan, nama WA alias Tama tidak masuk dalam struktural badan hukum SSB Gen B, di bawah naungan PT. Generasi Bintang Nusantara.

“Namanya juga tidak ada, bagaimana bisa dianggap sebagai pemilik SSB Gen B,” lontarnya.

Adanya tudingan yang tidak berdasar itu menurutnya perlu diluruskan. Sebab, nama WA dicatut sebagai pemilik SSB dan dinarasikan sebagai otak produksi uang palsu.

“Kita yang dirugikan, kami tegaskan sekali lagi, dia bukan pemilik atau bagian dari SSB Gen B, jadi terkait kasus Upal itu sama sekali tidak ada kaitannya dengan SSB,” tandasnya.

Berdasarkan data rilis yang dikeluarkan oleh pihak kepolisian, ada 8 orang yang berhasil diamankan atas kasus peredaran uang palsu di Kabupaten Mojokerto ini.

Salah satunya adalah pria berinisial WA alias Tama, peran disebut polisi sebagai penyedia peralatan cetak uang palsu sekaligus pendana dalam kasus uang palsu yang berhasil diungkap oleh Polres Mojokerto tersebut. (IPL)