Persiapan Pilkada 2024, PDI Perjuangan Jombang Mulai Jaring Tokoh di Internal

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jombang Hj. Sadarestuwati. (Istimewa)

memoexpos.co – Rekapitulasi Pemilihan Umum (Pemilu) serentak sudah selesai ditetapkan oleh KPU RI tanggal 20 Maret 2023.

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kabupaten Jombang semula menargetkan 13 kursi DPRD Jombang, namun diperkirakan tetap mendapatkan 10 kursi seperti pada Pemilu 2019 lalu.

Pertanyaan tersebut disampaikan oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Hj Sadarestuwati saat di saat diwawancarai di kediamannya, Jumat (22/03/2024).

Politisi senior gang akrab disapa Mbak Estu ini mengatakan untuk bisa dapat 13 kursi ternyata dengan pertarungan yang super barbar ini Alhamdulillah kami bisa bertahan di 10 kursi. Walaupun ada beberapa daerah pemilihan yang harus kehilangan kursi. Dia menyebut ada dua dapil yang PDI Perjuangan Jombang kehilangan kursi DPRD Jombang.

“Capaian tersebut menurut kami sudah dengan sangat maksimal, apalagi kami semuanya bekerja untuk bisa memenangkan dalam pemilu legislatif maupun pemilu presiden tentunya walaupun hasilnya masih belum sebagaimana yang kita inginkan,” ujar Mbak Estu.

Dia mengatakan untuk persiapan Pilkada Kabupaten Jombang pihaknya sudah mempersiapkan dan saat ini sedang melakukan survei untuk bisa mendapatkan tokoh-tokoh terbaik yang tentunya mumpuni untuk bisa memimpin Kabupaten Jombang.

Pihaknya tak menginginkan salah memilih pemimpin yang akan korbankan masyarakat.

“Jangan sampai kita mengulangi kesalahan beberapa kali sehingga masyarakat lah yang akan menjadi korban,” lanjutnya.

Untuk maju Pilkada Kabupaten Jombang, kata dia, jika ada kader terbaik internal maka akan mengusungnya di Pilkada, dia mengakui jika 10 kursi DPRD bisa mengusung Kepala Daerah dengan berkoalisi Parpol lain.

“Karena kami mempunyai 10 kursi yang tentunya kami berharap bisa mengusung Kepala Daerah mungkin nanti untuk  mengusung kepala daerah mungkin tidak sendiri kita butuh teman untuk bekerjasama mungkin bisa juga koalisi dengan partai politik,” kata dia.

Sadarestuwati menambahkan untuk koalisi masih sangat mungkin dilajukan, terlebih di Jombang ini dinamika politiknya masih sangat cair.

“Yang pasti kami harapkan adalah mendapatkan pemimpin yang benar-benar lahir dari rakyat dan benar-benar bisa mengerti memahami dan mendengarkan merasakan apa yang sedang terjadi di tengah-tengah masyarakat bukan pemimpin yang bideg dan menggunakan kacamata kuda yang menutup telinganya sehingga tidak mendengar keluh kesah di masyarakat,” harapnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh struktural partai dari tingkatan  DPC sampai dengan anak ranting di Kabupaten Jombang yang sudah bekerja keras untuk bisa membawa atau menjadikan kursi di DPRD ini tetap 10 kursi.

“Karena saya yakini bahwa teman-teman sudah bekerja sangat keras dan tentunya saat ini saya terus berharap teman-teman untuk tetap solid dan struktural tetap solid, para simpatisan begitu juga dan kami terus bangun komunikasi dengan para tokoh untuk bisa memenangkan dalam pertarungan Pilkada nanti dan mendapatkan calon ideal untuk bisa memimpin Kabupaten Jombang,” tandasnya.