memoexpos.co – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jombang gelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Bawaslu, Pemkab, TNI dan Polri untuk tertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) Pemilu 2024, di Kantor KPU setempat, Sabtu (10/2/2024).
Aturan mengenai jadwal tahapan Pemilu 2024 diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 3 Tahun 2022. Pada aturan itu dituliskan masa tenang Pemilu 2024 akan dimulai pada Minggu, 11 Februari 2024.
“Ini tadi Rapat Koordinasi (Rakor) dengan stakeholder untuk penertiban Alat Peraga Kampanye,” ujar Ketua KPU Jombang Abdul Wadud Burhan, Sabtu (10/2/2024) malam.
Dia menyebut, masa tenang akan berlangsung selama 3 hari, terhitung mulai Minggu 11 Februari 2024 sampai Selasa, 13 Februari 2024.
“Masa tenang ini tiga hari, jadi kita maksimalkan,” tegasnya.
Sementara Ketua Bawaslu Kabupaten Jombang David mengatakan, rencana pembersihan APK di masa tenang sebelumnya sudah dilakukan koordinasi dengan KPU.
Kendati demikian, Rakor tetap dilakukan untuk membahas detail langkah teknis yang didalamnya melibatkan stakeholder terkait.
“Kita koordinasi dengan KPU dan sudah membuat langkah teknisnya. Setelah apel pukul 00.00 WIB kita langsung membersihkan alat peraga kampanye,” ujar David.
Dia mengatakan, pembersihan APK dibagi menjadi dua tim. “Nanti ada dua tim yang menyisir dan nanti bertemunya kembali di kantor KPU,” kata David.
Kepala Kesbangpol Kabupaten Jombang Anwar mengatakan, dalam Rakor ini juga mengundang perwakilan Partai Politik (Parpol).
Anwar berharap, Parpol bisa mengintruksikan kepada para Celeg atau Timses untuk menertibkan sendiri APK yang dipasang.
“Harus kita laksanakan, minggu, senin, selasa adalah hari tenang. Misal Parpol melakukan tugasnya sendiri kita mungkin tidak sampai melakukan penertiban,” ujar Anwar.
Seharusnya, kata dia, APK ini dibersihkan sendiri oleh Parpol pada masa tenang, namun saat Parpol tidak membersihkan, mau tidak mau kita yang harus menertibkan karena sesuai aturan pada masa tenang tidak boleh ada APK.
“Parpol agar bisa menghimbau caleg, itu harapan kami. Semoga kita bisa bersama sama bisa menertibkan,” pungkasnya.










