memoexpos.co – Motorik merupakan kemampuan seseorang untuk menunjukkan gerakan tubuh secara cepat, tepat dan akurat.
Pada anak usia dini, sangat penting meningkatkan kemampuan motorik anak, baik motorik kasar maupun motorik halus.
Seperti kegiatan yang rutin dilakukan di Balaidusun Kandangan, Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang ini, tiap minggu pagi anak-anak balita berkumpul mengikuti kegiatan taman Posyandu yang digelar oleh tim Posyandu dusun setempat.
Ainurrohmah guru pembina taman Posyandu mengatakan, stimulasi motorik anak sangat penting dilakukan.
Pihaknya mengajak kepada para orang tua diwilayahnya untuk mengantar anak-anaknya mengikuti taman Posyandu pada hari Minggu.
Bu Nur sapaan akrapnya, menjelaskan bahwa motorik kasar adalah gerakan yang menggunakan otot besar dan membutuhkan banyak tenaga seperti, berlari, berjalan dan melakukan lompatan.
Sementara motorik halus, tambahnya yaitu suatu gerakkan tubuh yang menggunakan otot kecil dan memerlukan konsentrasi antara mata dan tangan, seperti, mewarnai, menggambar, melipat dan menggunting.
Latihan ini tadi, sambung Bu Nur, adalah motorik halus dan kasar, motorik halusnya anak-anak diberikan buah jeruk, kemudian anak-anak diberikan pertanyaan seperti warna jeruk, rasa jeruk dan kemudian disuruh menggambar.
“Motorik halus kognitif, tadi saya bawakan buah jeruk, kemudian anak-anak ditanya warna jeruk, rasanya, kemudian digambar dan diwarnai menggunakan mozaik,” terang Ainurrohmah usai kegiatan taman Posyandu, Minggu (4/2/2024).
Sementara, untuk motorik kasarnya, anak-anak diperintahkan untuk memindahkan bola kecil dari suatu tempat ke tempat lainnya.
“Motorik kasar, memindahkan bola secara berlari dari tempat satu dan lainnya,” tandasnya.










