Kekerasan Seksual di Jombang Tembus 55 Kasus, Didominasi Pelajar

Direktur Eksekutif WCC Jombang Ana Abdillah. (memoexpos.co)

memoexpos.co – Berdasarkan data yang dihimpun Woman Crisis Center (WCC) Jombang tercatat sedikitnya ada 55 kasus kekerasan seksual di Kota Santri dalam kurun waktu 10 bulan terakhir.

Direktur Eksekutif WCC Jombang Ana Abdillah merinci, pada Januari – Oktober 2023 tercatat 21 kasus Kekerasan dalan Rumah Tangga (KDRT), 32 kasus kekerasan sekaual dan 2 kasus pidana umum.

“Dari data itu, sebanyak 24 korban masih berstatus pelajar dan sebanyak 8 korban hingga hamil,” ujar Ana Abdillah, Selasa (24/10/2023).

Pelajar menjadi korban kekerasan seksual yang mendominasi, menurut Ana hal itu terjadi karena mereka belum memahami kesehatan seksual reproduksi. Bahkan, mereka masih ada yang beranggapan seksual reproduksi hanya sebatas permasalahan kesehatan.

“Dinas Pendidikan sangat berkompeten untuk memasukkan edukasi tentang itu, dalam pembelajaran di lembaga pendidikan,” lanjutnya.

Seluruh pihak diharapkan bisa bersinergi mengenai persoalan ini, agar kasus kekerasan seksual di Kota Santri bisa dicegah secara masif.

“Semua pihak harus bersinergi, mulai dari pemerintah, lembaga pendidikan maupun masyarakat,” pungkasnya.