Polisi Sebut Tukang Becak Korban Runtuhan Tembok Tanpa Indentitas, Ini Ciri-cirinya

Polisi saat melakukan olah TKP.

memoexpos.co – Kasus kematian tukang becak tertimpa tembok di Jalan Wahid Hasyim Jombang kini telah dilakukan penyelidikan oleh polisi.

Kapolsek Jombang AKP Soesilo mengatakan bahwa pada saat kejadian tidak ditemukan identitas korban. Kemudian korban dibawa ke RSUD Jombang dan dilakukan pemeriksaan luar oleh dokter Forensik.

“Kita lakukan pemeriksaan luar, termasuk juga melalui sidik jari korban,” kata Soesilo.

Ciri-ciri korban adalah berjenis kelamin laki-laki, tinggi 159 centimeter, rambut putih, terdapat tahi lalat pada pipi kanan, memakai cincin di jari manis kanan dan memakai pakaian baju kaos putih celana biru tua.

“Korban merupakan tukang becak, usia diperkirakan 60 tahunan,” ujar AKP Soesilo.

Peristiwa nahas yang dialami korban terjadi pada Minggu (8/10/2023) sekitar pukul 10.30 WIB.

Menurut keterangan saksi, Kata AKP Soesilo, korban dalam posisi tertimpa balok bangunan ruko bekas atau ruko kosong yang berada di sebelah barat becak miliknya dengan jarak kurang lebih satu meter.

“Berdasarkan keterangan saksi, kejadian tersebut saat korban sedang tertidur di atas becaknya di lokasi kejadian,” ujarnya.

Adapun pada saat ditemukan, kondisi korban mengeluarkan darah pada bagian kepala serta hidungnya. Korban tidak bergerak sama sekali serta tidak ada tanda-tanda korban masih hidup.

Setelah menerima laporan kejadian, Polsek Jombang mendatangi lokasi melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi. Sementara jenazah korbanh langsung dibawa ke RSUD Jombang.

“Dari lokasi kejadian kami mengamankan barang bukti sebuah becak, bongkahan material bangunan, sebuah tas berisi pakaian,” pungkasnya.

Terpisah, Kapolres Jombang AKBP Eko Bagus Riyadi mengimbau apabila ada warga yang mengetahui identitas korban dengan ciri-ciri tersebut diatas harap menghubungi Polres Jombang  melalui call center 110.

“Atau bisa menghubungi nomor call center Kandani 081323332022,” ujar Kapolres Jombang.